
LONDON - Sang juara bertahan, "The Blues" Chelsea memantapkan dirinya sebagai pemimpin klasemen sementara Liga Utama Inggris 2005/2006, setelah menghantam tuan rumah "The Reds" Liverpool 4-1 di Stadion Anfield, Minggu (2/10).
Keempat gol Chelsea tersebut dicetak Frank Lampard, Damien Duff, Joe Cole, dan Njitap Geremi. Sedangkan gol balasan Liverpool dicetak kapten timnya, Steven Gerrard.
Ujung tombak Chelsea, Didier Drogba, tidak mencetak gol. Tetapi, keempat gol tersebut berkat umpan dan usaha keras Drogba dalam mengobarak-abrik pertahanan Liverpool.
Pelatih Chelsea asal Portugal, Jose Mourinho, kembali menggunakan pola 4-3-3. Formasi pemain tidak berbeda jauh dari ketika Chelsea ditahan tuan rumah Liverpool 0-0 pada Grup G Liga Champions di Anfield, Rabu (28/9) lalu.
Mourinho hanya mengganti dua pemainnya. Pertama, bek kanan Paulo Ferreira yang cedera digantikan Aiser del Horno. Pemain tim nasional Spanyol yang baru sembuh dari cedera itu kembali pada posisi bek kiri. Sedangkan William Gallas yang sebelumnya menempati posisi Del Horno, di pindah ke posisi Ferreira. Kemudian, Arjen Robben tidak diturunkan sebagai starter, posisinya digantikan Joe Cole. Drogba sebagai ujung tombak dibantu kedua sayap Duff dan Joe Cole.
Dari pihak The Reds, hanya ada satu pemain yang diganti yakni John Arne Riise sebagai gelandang kiri. Pemain depan Djibril Cisse tidak diturunkan sebagai starter. Sebagai duet di barisan depan, pelatih Liverpool asal Spanyol, mendorong pemain tengah Luis Garcia ke depan mendampingi Peter Crouch.
Pertandingan kali ini di Liga Utama, memang berbeda jauh ketika kedua tim bertemu di Liga Champions, Rabu lalu.
Kini, kedua tim tampaknya sepakat untuk bertarung dengan sesungguhnya. Karena itu, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi, dan diselingi permainan keras. Kedua tim juga tampil dengan pola menyerang.
Bagi Liverpool, bila tampil dengan pola menyerang, sektor pertahanannya menjadi lebih terbuka. Terbukti, pertahanan "The Reds" yang tidak konsisten tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik para pemain Chelsea. Kali ini harus diakui, Benitez kalah cerdik dari Mourinho dalam meramu strategi. (AP/P-7)