BOGOR - Dua produsen VCD bajakan di Jl Kedep, Desa Tlajungudik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor hingga Senin (3/10) siang masih terus diburu Tim Reskrim Polres Bogor menyusul penggerebekan di lokasi pabrik itu Minggu (2/10) siang.
Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Budi Sartono yang memimpin penggerebekan itu mengatakan, identitas keduanya sudah diketahui. Keduanya diburu karena diduga telah kabur ke luar Kota Bogor, sesaat setelah penggerebekan.
Lokasi pabrik VCD bajakan yang digerebek sekitar pukul 14.30 WIB itu, menurut Budi, diketahui berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa curiga adanya kegiatan di sebuah bangunan bekas pabrik kimia PT Dimensi di Jl Kedep, yang sudah tutup beberapa tahun lalu. Kegiatan perusahaan tak bernama itu, mulai tampak sekitar sembilan bulan lalu.
Yang mencurigakan, puluhan karyawan dan pemiliknya (yang sehari-hari dipanggil oleh para karyawannya dengan sebutan Bos 1 dan Bos 2), berasal dari luar daerah Kabupaten Bogor.
Atas laporan masyarakat itu, petugas Satreskrim Polres Bogor melakukan pengintaian selama tiga hari untuk mengetahui pasti aktivitas mereka. Akhirnya diketahui, aktivitas di dalam bangunan bekas pabrik itu adalah penggandaan atau pembajakan VCD, lalu kemudian digerebek.
Dari lokasi penggerebekan itu, 16 karyawannya, antara lain petugas operator mesin, penjaga lemari pendingin dan penjaga bangunan, diamankan untuk dimintai keterangannya di Mapolres Bogor. Sementara dua bosnya berhasil kabur. (126)