SUARA PEMBARUAN DAILY

Tim Davis Indonesia Terdegradasi

BANGKOK - Indonesia akhirnya terdegradasi dari Grup 1 Zona Asia/Oceania Piala Davis setelah menyerah 1-4 dari Thailand dalam pertandingan play-off di Bangkok, Thailand, Minggu (25/9). Dengan kekalahan ini, Indonesia harus berjuang di Grup 2 mulai tahun depan. Thailand sendiri bertahan di Grup 1.

Di hari pertama turnamen, Jumat (23/9), Indonesia langsung menyerah 0-2. Di hari kedua, Indonesia memperkecil kedudukan lewat ganda Suwandi/Bonit Wiryawan yang menundukkan si kembar Sonchat/Sanchai Ratiwatana dalam pertarungan lima set.

Namun, di hari ketiga, tunggal utama Prima Simpatiaji menyerah dari petenis nomor satu Asia, Paradorn Srichaphan 2-6, 7-6 (5), 2-6, 6-7 (6). Pada partai yang tak lagi menentukan kemarin, Sunu kalah dari Sanchai yang turun menggantikan tunggal kedua Thailand, Danai, dengan skor 6-7 (4), 2-6.

Untuk kembali ke Grup 1, Indonesia harus menang dalam tiga putaran pertandingan di Grup 2 tahun depan. Penantang terberat di Grup 2, kemungkinan besar Selandia Baru, yang dalam final Grup 2 kalah dari Korsel 2-3. Korsel sendiri naik ke Grup 1 2006 menggantikan Indonesia.

WTA Tour

Sementara itu, petenis Rusia Maria Kirilenko merebut gelar WTA Tour pertamanya saat dia mengalahkan Anna-Lena Groenfeld dari Jerman 6-3, 6-4 untuk menjuarai turnamen Cina Terbuka yang berhadiah total US$ 585.000.

Kirilenko (19) melangkah ke final saat kompatriotnya Maria Sharapova tidak dapat melanjutkan pertandingan karena cedera pada otot dadanya ketika bertanding di babak semifinal.

Turnamen itu sudah ditinggalkan empat petenis yang pernah menduduki peringkat satu dunia. Lindsay Davenport mundur karena cedera sebelum turnamen itu dimulai, juara bertahan Serena Williams kalah pada babak pertama, dan Venus Williams dan Maria Sharapova berhenti karena cedera, sebelum dan pada saat bertanding.

Kirilenko mencatat lompatan pada final turnamen Tier II pertamanya, dan meningkatkan rekornya musim ini menjadi 36 kali menang dan 21 kalah.

Rekan satu negara Kirilenko, Anastasia Myskina juga mengakhiri paceklik gelarnya pada tahun ini dengan mengalahkan petenis Kroasia Karolina Sprem di final Kolkata Terbuka, Minggu. Juara Prancis Terbuka 2004 itu mengalahkan lawannya yang juga unggulan tujuh 6-2, 6-2.

Myskina, yang tahun lalu menjadi wanita Rusia pertama yang menjuarai nomor tunggal putri turnamen grand slam, mengamankan gelar pertamanya pada musim ini. (AP/W-11)


Last modified: 26/9/05