BANDA ACEH - Sebanyak 1.350 personil pasukan TNI dari Yonif 403 Diponogoro, Yonif 132 dan 133 Kodam Bukit Barisan, Medan yang sudah bertugas belasan bulan di Aceh, Minggu (25/9) kemarin dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan menggunakan kapal laut diberangkatkan melalui pelabuhan Krueng Geukuh, Lhokseumawe.
Dansatgaspen Koops TNI Letkol CAJ Eri Soetiko kepada Pembaruan, Minggu (25/9) mengatakan sebanyak 1.350 personil TNI yang sudah bertugas belasan bulan di Aceh kembali dipulangkan ke kesatuan masing-masing.
Pemulangan 1.350 personil TNI kemarin sebagai gelombang kelima penarikan TNI dari Aceh pasca peculutan senjata GAM, sehingga total pasukan TNI yang telah ditarik dari Aceh pasca MoU pemerintah dengan GAM sebanyak 6.500 personil TNI dan 1.300 Brimob.
Menurut Soetiko, kondisi keamanan di NAD pasca penarikan pasukan TNI/Polri dari Aceh dan setelah GAM turun gunung dan berbaur dengan masyarakat situasi keamanan sangat kondusif, dia berharap suasana keamanan kondusif seperti sekarang ini dapat terus dibina dan dipelihara agar masyarakat Aceh bisa hidup tenang dan nyaman.
Sehari sebelumnya Ketua Aceh Monitoring Mission (AMM) Pieter Feith usai melakukan pertemuan segitiga Pemerintah, GAM dan AMM di Pendopo Gubernur, Sabtu (24/9) kepada wartawan mengatakan berdasarkan penilaian AMM GAM telah sukses menyerahkan sebanyak 25 persen senjata mereka tahap pertama, begitu juga dengan pemerintah telah memenuhi penarikan 25 persen pasukan TNI dari Aceh sesuai dengan MoU. (147)