SUARA PEMBARUAN DAILY

RAGAM

Pembaruan/Alex Suban

LOMBA LAYANG LAYANG - Seorang ibu bersama anaknya merakit layang-layang dalam lomba di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Minggu (25/9).

Kalsium Bisa Turunkan Berat Badan

KONSUMSI susu rendah lemak dan tinggi kalsium penting bagi orang dewasa karena kandungan gizinya yang lengkap, seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Kalsium dalam susu, selain bermanfaat untuk kekuatan tulang, juga dapat membantu menurunkan berat badan. Hal tersebut disampaikan konsultan kebugaran dr Phaidon Lumban Toruan MM dalam peluncuran susu Calcimex Vitalize dan Vitagold produksi PT Frisian Flag Indonesia (PT FFI), baru-baru ini.

Menurut dia, berdasarkan penelitian di University of Tennessee, yang menemukan bahwa terdapat gen obesitas pada manusia yang daya kerjanya dikendalikan kalsium di dalam tubuh. Jika persediaan kalsium tubuh cukup, maka daya kerja gen obesitas dapat dihambat. Dijelaskan, susu rendah lemak berkalsium tinggi merupakan solusi menurunkan lemak dan menjaga massa otot. Pasalnya, kalsium memblok gen obesitas pada sel lemak, kasein pada susu rendah lemak memberi efek kenyang karena molekulnya besar, dan susu rendah lemak merupakan makanan pengganti rendah kalori yang mengandung nutrisi lengkap.

Calcimex mengandung kalsium, rendah lemak, dilengkapi antioksidan, inulin, vitamin B1, B2 dan vitamin B12. Dalam kehidupan sehari-hari, kalsium bermanfaat dalam pembentukan tulang, kontraksi otot untuk aktivitas dan berperan dalam fungsi saraf.

Disebutkan, tulang perempuan memiliki kepadatan terbaik pada usia 20-30 tahun. Setelah itu kepadatan tulang menurun sedikit demi sedikit setiap tahun. Aktivitas fisik adalah kunci mempertahankan kebugaran, kepadatan tulang, dan bentuk tubuh. Latihan aerobik dengan intensitas tinggi meningkatkan kekuatan tulang.

"Agar dapat menikmati hidup yang berkualitas, tubuh memerlukan aktivitas fisik guna memelihara kekuatan dan massa otot. Agar efektif, yang dibutuhkan adalah latihan dengan intensitas sedang sampai tinggi. Olahraga intensitas tinggi dan benturan tinggi, misalnya body combat, bisa dipilih untuk usia 19-35 tahun dan di atas usia itu dapat melakukan olahraga intensitas tinggi yang rendah benturan," ujar Phaidon.

Habibie Center Bangun Rumah Asuh

THE Habibie Center, Senin (26/9), merealisasikan pembangunan rumah asuh di Bueng Calang, Kabupaten Aceh Besar dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah asuh di Tanjung Selamat, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar. Peresmian proyek tersebut dilakukan Thareq Kemal Habibie, anggota Dewan Pembina The Habibie Center.

Rumah asuh yang dibangun di Bueng Calang, terdiri dari empat unit, terdiri dari dua unit asrama, satu ruang serbaguna, dan satu ruang kantor. Luas seluruh bangunan mencapai 799 meter persegi. Menurut rencana, rumah asuh ini akan menampung 100 anak dan sudah mulai beroperasi pada Januari 2006. Sedangkan di Darussalam, akan dibangun satu unit rumah asuh dengan luas bangunan 285 meter persegi dengan daya tampung 50 anak.

Selain itu, melalui program "Help Indonesian Tsunami Victim", The Habibie Center telah mengasuh 50 anak di Yayasan Cut Meutia, Banda Aceh. Mereka terdiri dari 24 perempuan dan 26 laki-laki dengan usia 6 tahun sampai 13 tahun. Mereka berasal dari Sigli, Aceh Pidie, Krueng Raya, Aceh Besar, dan Kota Banda Aceh. (PR/A-16)


Last modified: 26/9/05