SUARA PEMBARUAN DAILY

Christopher Rungkat Tampil Gemilang

JAKARTA - Petenis muda berbakat asal DKI Christopher Rungkat tampil gemilang pada babak pertama turnamen tenis Bakrie Indonesia ITF Men's Satellite Circuit di klub Rasuna, Jakarta, Selasa (13/9), saat bertemu Maxim Geraskin.

Petenis hasil didikan klub Detec tersebut hanya membutuhkan dua set untuk mengalahkan petenis tangguh asal Rusia tersebut. Christopher, yang baru berumur 15 tahun itu menang 6-2, 6-4. Namun, di babak kedua dia harus bertemu unggulan kedua asal AS Chris Kwon yang menang 6-1 (mundur) atas pemain Indonesia, Surya Wijaya Budi.

"Berat untuk mengalahkan Chris. Saya tahu kekuatan Chris karena pernah berpasangan dengan Eko Kurniawan di Malaysia. Kalau pun kalah, harus kalah dengan gigih, jangan terlalu jauh. Ini pengalaman pertama dia di turnamen senior international," kata pelatih Christopher, Deddy Prasetyo, yang juga pelatih Eko.

Rekan satu klub Christopher, Nesa Arta, juga menang atas petenis luar negeri, Ryan Andrews (Australia) 6-1. 6-3. Nesa sendiri akan menantang unggulan kedelapan Shivang Mishra (India) yang menaklukkan pemain Indonesia, Morgan Alkautsar 6-1, 6-2.

Pada turnamen yang berhadiah total US$ 25.000 tersebut, pemain muda Indonesia lainnya, Faisal Aidil memaksa lawannya Patrick Tierro kram sebelum menuntaskan kemenangan 7-6 (6), 6-7 (5), 6-3. Kemenangan tersebut membawa Faisal bertemu So Hoh Kong (Hong Kong).

"Tadi benar-benar adu ketahanan fisik. Untung saya masih kuat dan dia harus kram. Rupanya dia tidak tahan dengan panas," kata Faisal.

Dia menyatakan, saat menghadapi lawannya yang menempati peringkat 1109 itu dirinya berusaha meladeni permainan adu reli dari baseline. Hanya setelah ada kesempatan untuk menekan maka dirinya maju ke depan. "Saat set kedua saya sudah melihat dia agak kelelahan maka dia terus saya ajak main ketat. Ternyata dia akhirnya kena kram sehingga saya bisa menang di set ketiga," ujar pemain asal Kalimantan Timur itu.

Tentang pertemuannya dengan So Hoh Kong yang melaju dengan mengalahkan Satoshi Yoshino 2-6, 6-1, 6-4, Faisal mengemukakan, dia tetap berusaha bermain sebaik mungkin.

Pertandingan melawan So diperkirakan akan berlangsung ketat juga. "Mudah-mudahan kondisi saya fit. Saya berusaha untuk meraih kemenangan agar saya bisa dapat poin dan lolos ke master," ucapnya.

Tuan rumah juga meloloskan Andrey Setyawan, Sandy Purnomo, dan Andrian Raturandang yang menapak ke 16 besar setelah mengalahkan rekan-rekan senegaranya. Andrey menang 6-2, 6-3 atas Ayrton Wibowo. Sandy menundukkan Seno Hartono Suwandi 7-6 (2), 6-3. Andrian mengatasi Elbert Sie 6-4, 6-4.

Andrey di perdelapan final menantang unggulan utama Norikazu Sugiyama (Jepang) yang mengalahkan pemain Indonesia, Hendri Susilo Pramono 6-2, 6-0. Sandy jumpa Andrian.

Dua pemain Indonesia lainnya, Sebastian Dacosta dan Agung Bagus Dewantoro juga langsung tersisih. Sebastian dikalahkan Yuri Bezeruk (Australia) 1-6, 3-6. Agung kalah telah 0-6, 0-6 di tangan Dane Fernandez (Australia). (W-11)


Last modified: 21/9/05