JAKARTA - Impian sprinter andalan Indonesia John Murray untuk bertarung melawan Juara Dunia Lari 100 meter Justin Gatlin asal Amerika Serikat (AS) bakal mendekati kenyataan. Pasalnya, juara grand prix Asia seri I di Sidoarjo, Jawa Timur dan seri III di Songkhla, Thailand bakal bertemu "manusia tercepat di dunia" tersebut dalam Kejuaraan Atletik Internasional di Daegu, Korea Selatan, Jumat (23/9) waktu setempat.
"Suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kita bahwa John mendapat undangan khusus untuk bertarung melawan sprinter kelas dunia seperti Justin Gatlin. Kita harapkan John bisa terpacu untuk menunjukkan prestasi terbaiknya di kejuaraan ini, " ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Budi Dharma kepada Pembaruan di Jakarta, Rabu (21/9).
Dia mengatakan, menghadapi kejuaraan bergengsi tersebut, pelari asal Papua yang kini berusia 27 tahun ini telah melakukan persiapan khusus melalui latihan ekstra keras. Murray, lanjut dia, telah menyatakan tekadnya untuk mempersembahkan prestasi terbaik bagi Indonesia atau setidaknya menajamkan catatan waktu terbaiknya. Saat ini catatan waktu terbaik Murray adalah 10,38 detik yang diciptakan di Thailand, akhir Juni lalu.
Pada bagian lain, Budi menjelaskan, pihaknya akan mengirim 20 atlet pelatnas atletik berlaga di Kejuaraan Atletik Malaysia Terbuka pada 23-24 September 2005 dan 20 lainnya ke Kejuaraan Atletik Singapura Terbuka, 24-25 September.
"Untuk ke Malaysia, kita kirim atlet dari cabang lontar martil, lompat galah, lompat jangkit, lari gawang, lempar lembing dan 1500 meter putra putri. Sementara untuk ke Singapura Terbuka, kita kirim atlet di nomor estafet 4x 100 meter, nomor lari pendek (100 meter, 200 meter dan 110 meter putra putri) serta nomor lempar cakram, "paparnya.
Dua kejuaraan ini, lanjut dia, akan ikut menentukan berangkat atau tidaknya atlet pelatnas atletik ke SEA Games Manila. Dari 44 atlet yang kini digodok di Pelatnas atletik, bakal dievaluasi lagi dan pada 28 Oktober 2005, PB PASI akan menyerahkan daftar nama atlet atletik yang siap diberangkatan ke Manila. " Kita hanya kirim atlet yang berpotensi meraih medali saja. Sementara jatah atlet yang diberikan KONI untuk cabang atletik hanya sebanyak 32 atlet," tambahnya. (M-17)