MADRID - Osasuna bertemu Real Betis dalam final Piala Spanyol atau Copa del Rey, 11 Juni mendatang, setelah berhasil menahan imbang tanpa gol (0-0) lawan tuan rumah Atletico Madrid pada pertandingan semifinal kedua di Stadion Vicente Calderon, Kamis (12/5) waktu setempat atau Jumat (13/5) dini hari WIB.
Dengan hasil tersebut Osasuna unggul 1-0 dari dua pertandingan semifinal. Pada semifinal pertama Atletico kalah 0-1 di kandang Osasuna melalui gol yang dicetak mantan pemain tengah Real Madrid, Valdo, di Pamploma. Final kali ini adalah yang pertama bagi Osasuna. Sebelumnya, Osasuna selalu gagal dalam empat kali semifinal.
Rabu (11/5) waktu setempat atau Kamis (12/5) dini hari WIB, Real Betis memastikan diri ke final setelah menang 5-4 atas Athletic Bilbao melalui adu penalti di Stadion San Memes. Pertandingan final masih belum ditentukan tempaknya.
Tuan rumah Atletico Madrid terus menekan gawang Osasuna pada semifinal kedua ini. Peluang emas tercipta melalui pemain depan Richard Nunez pada menit ke-12, tetapi tembakannya tepat kepada kiper Osasuna, Juantxo Elia. Namun, serangan balik Osasuna melalui pemain tengah Pablo Garcia nyaris membobol gawang Atletico. Sayang tembakan bebas yang dilepaskannya itu berhasil ditepis kiper Leo Franco menit ke-29.
Osasuna yang unggul 1-0 pada semifinal pertama, memperlihatkan pertahanan ketat yang sulit ditembus dan hanya sekali-sekali melancarkan serangan balik.
Pada menit ke-65, Athletico mendapat peluang emas lagi. Tendangan bebas Antonio Lopez disambar kepada Gonzalo Colsa, tetapi bola berhasil dengan luar biasa diselamatkan kiper Juantxo Elia. Memang para pemain Atletico kurang mampu dalam mencetak gol. Terbukti dalam 35 kali penampilannya di Liga Spanyol, hanya berhasil mencetak 37 gol saja.Sebliknya Osasuna menciptakan 43 gol.
Bagi Atletico, kegagalan mencapai final Piala Spanyol merupakan pukulan berat. Karena hal ini berarti klub tersebut gagal tampil di ajang sepakbola Eropa Piala UEFA musim mendatang. (Soccernet.Com/AP/P-7)