SUARA PEMBARUAN DAILY

TPI Dadap Dipenuhi Sampah

TANGERANG - Tempat pelelangan ikan (TPI) di Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Selain dipenuhi sampah sekelilingnya dan bau busuk yang menyebar, letaknya juga tidak strategis sehingga menyulitkan nelayan untuk menjangkaunya. Halitu sesuai dengan pengamatan Pembaruan yang mendatangi lokasi ini Kamis (12/5).

Kondisi tempat pelelangan ikan yang dibangun tahun 1995 itu, dikeilingi lautan sampah. Untuk mencapai TPI ini, nelayan yang habis melaut harus melalui jembatan sederhana yang terbuat dari bambu.

Menurut Sabar, salah seorang nelayan yang bermukim dekat TPI, saat ini nelayan yang masih mau menjual ikannya di TPI hanya puluhan orang saja. Selebihnya, para nelayan Dadap lebih senang menjualnya ke TPI Ka-mal yang letaknya hanya sekitar 1 km dari TPI Dadap.

Keengganan nelayan dikarenakan kondisi TPI yang sudah sangat tidak layak. Awal-awal dibangun TPI yang hanya berukuran sekitar 10 meter persegi ini masih cukup baik dan banyak didatangi nelayan.

Tetapi, lama-kelamaan, nelayan enggan karena lebih enak menjual ke TPI Kamal. Selain TPI-nya besar, TPI ini juga banyak didatangi oleh pembeli sehingga harganya lebih bersaing.

Hal yang sama juga dikatakan nelayan setempat lainnya, Embing. Menurutnya, nelayan sudah kerap mengeluhkan kondisi TPI yang sangat memprihatinkan itu. Tetapi tidak pernah mendapat respon dari aparat desa maupun pemerintah setempat.

Menurut Ending, sudah selayaknya TPI itu dipindahkan karena memang tempatnya tidak strategis, kerap dilanda banjir, dan dipenuhi sampah.

"Dulunya TPI ini sangat strategis tetapi karena abrasi dan sampah, kondisinya jadi seperti ini kumuh," ujar Ending.

Kamis siang kemarin, TPI ini rencananya akan dikunjungi Komisi VII DPR, tetapi kemudian dibatalkan tanpa alasan jelas. Padahal, sebagian masyarakat, terutama nelayan, sudah menunggu kedatangan anggota dewan tersebut.

Menurut Ending, masyarakat nelayan setempat menginginkan bangunan TPI yang baru dan layak. Karena dari sekitar 2.000 jiwa penduduk di tiga RW Desa Gili Baru, Dadap sebagian besar berpofesi sebagai nelayan. (132)


Last modified: 13/5/05