JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta akan mempercepat pelaksanaan program vaksinasi polio massal. Sebelumnya, pelaksanaan program tersebut, dijadwalkan pada 30 Mei 2005.
"Kemungkinan pelaksanaan vaksinasi polio massal akan kami lakukan pada 19 Mei 2005, lebih cepat dari jadwal sebelumnya pada 30 Mei 2005," kata Kepala Humas Dinkes DKI Jakarta, Evi Zelvino, kepada Pembaruan, di Jakarta, Kamis (13/5).
Menurut dia, percepatan program vaksinasi massal merupakan langkah antisipasi terhadap kemungkinan penyebaran polio liar ke DKI. Dari hasil rapat koordinasi dengan Kepala Suku Dinas Kesehatan di lima wilayah DKI, pihaknya menyimpulkan bahwa langkah pencegahan harus segera dilakukan.
Hal itu disebabkan, jumlah balita di DKI Jakarta yang belum mendapat vaksinasi polio ternyata cukup besar, yakni mencapai 800.000. Jika penanganan dalam bentuk pemberian vaksinasi tidak segera dilakukan, dikhawatirkan balita di DKI Jakarta akan tertular virus polio liar seperti lima balita di Sukabumi.
"Kemungkinan penularan cukup tinggi, mengingat letak Jakarta sebagai pintu masuk warga asing dari berbagai negara dan keterhubungan dengan daerah lain, termasuk Sukabumi. Makanya kami harus cepat melakukan antisipasi," kata Evi.
Dia mengatakan, saat ini Dinkes DKI Jakarta dan jajaran terkait terus melakukan pemantapan untuk pelaksanaan vaksinasi massal dan langkah pencegahan terhadap penularan virus polio liar. Dalam sepekan terakhir, pihaknya terus melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Suku Dinas Kesehatan dan Asisten Kesejahteraan Masyarakat. (J-9)