
JAKARTA - Ada ungkapan yang menyebutkan, biasanya pertunjukan terbaik selalu disimpan di akhir acara. Bagaimana dengan babak workshop Indonesian Idol (II) seri 2 yang Jumat (13/5) malam ini memasuki babak terakhir? Tidak perlu waktu lama untuk membuktikan kebenaran kata-kata ini. Saksikan saja acara II di RCTI Jumat malam mulai pukul 20.00 WIB, pada penampilan dari kontestan grup 3 babak workshop II, yang sekaligus menjadi kelompok terakhir dari babak tersebut.
Seperti dua grup sebelumnya, grup 3 ini juga terdiri dari delapan kontestan. Selama satu minggu mereka dipersilakan untuk memilih sendiri lagu yang akan dibawakannya. Tujuannya tidak lain agar nantinya mereka dapat memberikan penampilan yang terbaik, tentunya.
Lalu, siapa saja yang akan tampil Jumat malam ini? Ada Jamil Ichsan dengan nama panggilan Jamil. Kontestan yang mewakili Jakarta ini, mengaku punya kemampuan nyanyi secara otodidak. "Nggak, nggak pernah belajar khusus, bahkan aku lebih fokus sama nge-dance dibading nyanyi," ujarnya kalem.
Jamil yang menyukai suara dan aksi panggung Justin Timberlake dan Celine Dion itu, lahir di Jakarta 19 Juli 1985.
Peserta lainnya, Retno Mayang Lestari yang biasa dipanggil Eno. Gadis cantik yang lahir di Bandung 12 Agustus 1985 itu, dalam usianya yang masih terbilang muda ini, sudah mempunyai segudang pengalaman. Ia mengaku punya bakat menjadi presenter, makanya tampil di muka umum sudah bukan hal baru lagi baginya. Bakat menyanyi, seperti dikatakannya, memang sudah nempel banget dengan dirinya.
Kontestan berikutnya adalah Alfattah dengan nick name Alf. Penampilannya ada ciri khas dengan janggut yang tumbuh rapi di dagunya, ditambah dengan rambut ala seniman. Pemuda kelahiran Dumai, 24 April 1978 ini, berasal dari Yogyakarta. Alf sangat mengidolakan Ahmad Dhani dan Masayu Anastassia. Impiannya ingin menjadi penyanyi terkenal. "Makanya aku ikut latihan vokal di Elfa's Bandung," ujarnya, di samping kesibukannya sebagai penyanyi di salah satu kafe.
Shinta Dewi dengan nama panggilan Tata, adalah kontestan berikutnya. Ia lahir di Bandung 18 September, 23 tahun lalu dan saat ini bekerja sebagai penyanyi. Bakat menyanyinya diasahnya di sekolah musik EMS Wijaya. Penggemar Tio Pakusadewo dan Beyonce Knowles ini sangat bangga bisa masuk 24 besar II.
Kontestan berikutnya Karolus Danar yang akrab dipanggil Danar, kelahiran Kertosono 5 September 1982. Pekerjaannya saat ini sebagai penyanyi latar sebuah grup musik. Ia mengaku pernah latihan di Bina Seni Suar. Tapi bakatnya bukan hanya itu. Danar ternyata punya bakat lain yaitu dance hip hop dan berenang.
Danar yang mempunyai kebiasaan makan permen karet dan meremas-remas kertas, ngefans pada John Mayer dan Brandy. Diam-diam ternyata dia juga suka sama Titi DJ. "Senyumnya bikin semangat," ujarnya.
Peserta lain dari grup 3 ini adalah Monita Angelica Maharani yang biasa dipanggil Monita. Ia merupakan peserta termuda (17 tahun) yang lolos babak workshop. Siswi SLTA kelahiran Jakarta 21 Juli ini, pernah jadi juara kelima lomba story telling se DKI Jakarta sewaktu kelas 2 SMP. Monita mengaku mengidolakan Stevie Wonder dan Norah Jones. "Suara mereka enggak ada matinye!," kata Monita.
Kontestan berikutnya, Glenn Johannes Waas dengan nama panggilan Glenn. Pemuda yang hobi memasak ini, sekarang bekerja membantu orangtuanya yang mempunyai restoran di beberapa mal di Jakarta. Beda dengan kontestan yang lain, Glenn yang juga adalah peserta paling tua (27 tahun), mengaku tidak pernah berlatih vokal secara khusus. Tapi dia sudah menyukai menyanyi dari umur 16 tahun. "Latihannya cuma di gereja,", ujar pria penggemar berat Shawn Stockman, personil Boys II Men, dan Jeniffer Love Hewitt.
Kontestan terakhir dari grup 3 babak workshop II seri 2 ini adalah Elvira Ivana Puspitasari dengan panggilan Vira. "Aku pengen banget jadi penyanyi profesional dan punya album sendiri," ujar dara kelahiran Februari 1987 ini.
Selain jago di bidang menyanyi, ternyata Vira punya bakat di bidang akting. Buktinya dia pernah menjadi duta berbakat di sebuah sekolah pariwisata tahun 2003. Uniknya, Vira mempunyai kebiasaan makan kencur sebelum naik panggung. (B-8)