BANDAR LAMPUNG - PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), hingga April lalu menyalurkan pupuk urea 24.000 ton kepada petani. Jumlah itu setara 25 persen dari total pupuk urea yang akan disalurkan selama musim gaduh (kemarau).
Menurut Kepala Dinas Humas PT Pusri Jakfar Abdullah yang dihubungi melalui telepon, Kamis (12/5) jumlah pendistribusian urea selama musim tanam gaduh tidak terlalu banyak seperti saat musim tanam rendeng (hujan), karena banyak lahan yang tidak terjangkau irigasi dialihkan menjadi lahan palawija.
Sementara Kepala Bagian Pengadaan dan Penjualan Pusri Cabang Lampung, Sadikin, di Bandar Lampung mengatakan, lahan yang ditanami palawija tidak membutuhkan pupuk dalam jumlah besar, seperti kebutuhan untuk menanami padi. Jumlah Urea yang akan disalurkan selama musim gaduh, mulai April-September 2005 sebanyak 98.000 ton. Setiap bulan akan didistribusikan sekitar 16.000-18.000 ton melalui 26 distributor dan 817 pengecer yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Lampung.
"Jumlah penyaluran tersebut berdasarkan pengajuan kebutuhan urea oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lampung. Jadi, Pusri hanya bertindak sebagai penyedia stok," kata Jakfar Abdullah.
Jumlah pupuk yang disalurkan selama musim gaduh 2005 ini berkurang dibandingkan musim gaduh 2004 yang mencapai 105.000 ton.
Menurut Sadikin, stok Urea yang tersedia di gudang lini III PT Pusri kini mencapai 14.000 ton. Stok tersebut terus ditambah langsung dari gudang Pusri Pusat melalui kapal. Untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk yang biasa terjadi selama musim tanam, Sadikin mengatakan, melihat stok yang ada dan jumlah kebutuhan, kecenderungan terjadinya kelangkaan pupuk sangat kecil. Jika terjadi kelangkaan, akan mudah dilacak larinya pupuk yang tersalur karena masing-masing distributor dan pengecer mempunyai tanggung jawab tempat penyaluran.
"Jika terjadi kelangkaan pupuk di suatu kecamatan, distributor dan pengecer yang bersangkutan yang bertanggung jawab atas kelangkaan tersebut karena Pusri sudah menyalurkan sesuai dengan jumlah kebutuhan," kata Sadikin. (133)