SUARA PEMBARUAN DAILY

Banjir di Kutai Barat Delapan Orang Tewas, 120.000 Kelaparan

SAMARINDA - Sebanyak 19 dari 21 Kecamatan di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Kalimantan Timur tiga minggu terakhir ini direndam banjir akibat meluapnya Sungai Mahakam. Bencana alam terbesar tahun ini menelan korban delapan orang meninggal dunia dan 120.0000 warga terancam kelaparan.

Wakil Bupati Kubar Ismael Thomas SH mengemukakan hal itu kepada wartawan, Kamis (14/4), di Kampung Gemuhan Asa Kecamatan Barong Tongko, saat memberikan bantuan bagi warga korban banjir.

Dijelaskan ancaman kelaparan akibat dari ribuan ton padi yang baru dipanen terendam banjir. "Sekitar 120 ribu jiwa warga Kubar yang tersebar di 19 kecamatan, terancam kelaparan dalam 8 bulan kedepan, terhitung sejak April hingga Pebruari 2006," kata Bupati.

Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk tersebut, Pemkab Kubar, kata Thomas, memberikan bantuan beras. Namun diakui bantuan tersebut masih sangat terbatas sehingga perlu bantuan dari Pemprov dan Pemerintah Pusat. Dalam upaya memperoleh bantuan tersebut, menurut Thomas, Pemkab sudah mengirim surat ke Pemprov Kaltim meminta bantuan 90 ton beras.

Ditambahkan akibat banjir itu, 30 ribu rumah warga terendam air setinggi 3-4 meter selama tiga minggu. Demikian juga 80 persen fasilitas umum dan perkantoran pemerintah hancur. Banjir itu mengakibatkan kerugian mencapai Rp 380 miliar. (OKT/W-8)


Last modified: 15/4/05