SUARA PEMBARUAN DAILY

Pipa Air Banjar Wijaya Terkena Cairan Kimia

TANGERANG - Sejumlah warga perumahan Banjar Wijaya, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, mengeluhkan kecilnya volume air yang mengalir melalui PDAM Kota menyusul kebocoran pipa di Jl Hasyim Ashari Cipondoh karena terkena bahan kimia.

Kecilnya volume air yang mengalir melalui pipa PDAM itu sudah berlangsung selama tiga hari. Bahkan pada Senin lalu, PDAM sengaja menghentikan suplai agar cairan kimia tidak sampai masuk ke dalam air yang dialirkan ke rumah-rumah warga.

"Sudah dua hari belakangan ini, air PAM mengalir cukup kecil. Bahkan jika malam hari, air malah sekali tidak mengalir sama sekali," ujar Eka, pembantu rumah tangga yang tinggal di jalan Blok A-I, No 5, perumahan Banjar Wijaya, Cipondoh.

Meski demikian, Eka juga mengakui bahwa kucuran air PAM tersebut kualitasnya cukup bagus atau bersih dan bening. "Airnya gak masalah, bersih dan bening," ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh Anum, warga lainnya yang juga tinggal di perumahan Banjar Wijaya. Menurutnya, sejak terjadinya kebocoran pipa tersebut, air yang mengalir ke rumahnya menjadi terasa hangat. Padahal sebelumnya hal itu tidak pernah terjadi.

"Sejak bocornya pipa PDAM, air di rumah saya terasa hangat. Padahal sebelumnya tidak pernah begitu. Gara-gara perubahan itu, saya jadi khawatir saat hendak menggunakan air," kata dia lagi.

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Humas PDAM Kota Tangerang, Indara Wawan Setiawan mengatakan aliran air ke perumahan Banjar Wijaya memang sengaja distel kecil untuk mencegah meluasnya kebocoran. "Itu memang sengaja disetel kecil hingga beberapa hari ke depan untuk menghindari melebarnya kebocoran yang terjadi pada pipa distribusi yang bocor," kata Indra.

Tetapi Indra juga belum bisa menyebutkan zat kimia apa yang telah merusak pipa PDAM itu karena masih harus menunggu hasil pemeriksaan contoh air dari Badan Pengkajian Penerapan Tekhnologi (BPPT) Puspitek, Serpong. (132)


Last modified: 15/4/05