SUARA PEMBARUAN DAILY

Akibat Layani Keluarga Miskin, RS Dr Sardjito Menanggung Piutang Rp 1,3 Miliar

YOGYAKARTA - Rumah Sakit (RS) Pemerintah Dr Sardjito Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) harus menanggung piutang Rp 1,3 miliar akibat memberi pelayanan kepada keluarga miskin (Gakin) selama tahun 2004. Piutang itu menjadi beban RS Dr Sardjito, karena pemerintah belum bisa membayarkan. Pihak RS harus mencari alternatif lain, yakni dengan memaksimalkan pendapatan.

Hal itu dikatakan Direktur RS Dr Sardjito, dr Sri Endarini MPH, seusai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan Yogyakarta, Rabu (13/4).

Dikatakan, sampai akhir 2004, RS Sardjito masih berhutang kepada perusahaan obat dan alat-alat medik. Meski diakuinya, sekitar 39 persen gakin berasal dari luar DIY, pihaknya tetap menerimanya.

Menyikapi SK Menteri Kesehatan tentang dana kesehatan Gakin, Endarini memaparkan, untuk ke depannya, dia belum memiliki gambaran, bagaimana mekanisme pencairan dana tersebut.

"Menurut ibu Menteri, semua akan dicover. Biaya pengobatan itu akan dicairkan PT Askes. Kami berharap tidak ada masalah, sebab nyatanya, tahun lalu, kami masih menyisakan piutang itu," ucapnya. (SKA/W-8)


Last modified: 14/4/05