PT Adhi Karya Tbk berencana melakukan penerbitan saham baru (right issue) paling lambat akhir tahun ini. Hal itu dimaksudkan untuk menambah kepemilikan saham publik menjadi 30 persen dari jumlah yang ada sekarang sebesar 24,5 persen.
Demikian diungkapkan Direktur Utama Adhi Karya, Syaiful Iman, di Jakarta, Rabu (13/4). Dana yang diperoleh dari penerbitan saham baru ini diperkirakan mencapai Rp 600 miliar yang akan digunakan untuk ikut serta dalam proyek-proyek infrastruktur yang ditawarkan pemerintah.
Selain right issue, Adhi Karya juga membentuk konsorsium dengan perusahaan Malaysia untuk ikut serta pada pembangunan infrastruktur. Komposisi pendanaan dari perusahaan Malaysia tersebut sekitar 30 persen. Perusahaan jasa konstruksi tersebut, saat ini mengikuti tiga paket tender pembangunan jalan tol di wilayah Jabotabek yang sudah masuk pada tahap prakualifikasi. (B-15)