JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menargetkan proyek pemipaan gas dari Sumatera Selatan ke Jawa Barat dapat selesai dan bisa mengalirkan gas ke pelanggan pada semester kedua 2006.
Demikian diungkapkan Direktur Keuangan PGN, Djoko Pramono, di Jakarta, Rabu (14/4). Megaproyek tersebut terdiri dua fase yang dilaksanakan secara bersamaan. Fase pertama pembangunan jaringan transmisi dari Pagar Dewa (Sumatera Selatan) ke Cilegon sepanjang 445 km dengan volume gas 250 juta kaki kubik per hari (mmscfd).
Fase kedua dari Grissik - Pagar Dewa - Labuhan Maringgai - Muara Bekasi sepanjang 689 km dengan volume gas 400 mmscfd.
Djoko berharap kedua fase senilai US$ 966 juta (setara Rp 9 triliun) tersebut sudah dapat mengalirkan gas ke pelanggan pada semester II tahun 2005. Ia optimistis pasokan baru dari ladang gas di Sumatera Selatan sebesar 650 mmscfd akan mampu secepatnya diserap pelanggan, khususnya kalangan industri, kawasan Jawa bagian Barat.
Saat ini, kata dia, sekitar 70 persen atau 445 mmscfd kapasitas pasokan baru sebesar 650 mmscfd sudah terserap sesuai dengan nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani PGN dengan 82 pelanggan akhir Maret 2005. Bahkan dengan 200 calon pelanggan yang masih dalam daftar tunggu, Djoko khawatir tidak mampu mencukupi semua permintaan tersebut.
Disebutkan pula, dengan selesainya jaringan pipa gas tersebut, pada 2006, menurut Djoko, penjualan gas PGN akan meningkat dari 300 mmscfd, menjadi sekitar 950 mmscfd, atau sekitar 3 kali lipat pendapatan PGN saat ini. (Ant/A-17)