
PADA seri pertama di GP Australia, Ferrari "hanya" menempatkan pembalap keduanya, Rubens Barrichello, naik podium di urutan kedua. Di Malaysia, pembalap andalan Ferrari, Michael Schumacher, "hanya" meraih posisi ketujuh. Tim Ferrari tampaknya punya masalah pada daya tahan (reliability) mesin, juga aturan satu set ban yang mesti dipakai sepanjang satu balapan.
Tidak ada jalan lain kecuali mempercepat kehadiran "bayi" yang dinanti, kendaraan baru F2005, yang disebut-sebut lebih kencang satu detik oleh direktur teknik Ross Brawn, dari kendaraan sebelumnya. Rencananya, F2005 baru digunakan Tim Merah itu di GP Imola pada seri keempat, atau seri kelima, GP Barcelona. Tetapi, rupanya, keperkasaan kendaraan Renault R25 yang tampil juara pada dua seri awal lalu, mulai menakutkan Ferrari. Apalagi, BAR-Honda juga tidak kalah ngotot untuk melakukan perbaikan.
Tidak ada jalan lain kecuali memunculkan kendaraan tersebut lebih awal. Ferrari yang tengah mengejar gelar juara konstruktor, saat ini tertinggal 16 poin dari pimpinan klasemen tim Renault (26).
Bagaimana persiapan menghadapi Bahrain? Wartawan Pembaruan Surya Lesmana menyoroti dalam tulisan-tulisannya di bawah ini.*