![]()
CARDIFF - Chelsea meraih gelar pertama pada musim ini setelah mengalahkan Liverpool 3-2 melalui perpanjangan waktu dalam final Piala Liga (Carling Cup) di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, Minggu (27/2).
Namun, gelar itu tidak bisa disaksikan manajer yang juga pelatih Chelsea asal Portugal, Jose Mourinho. Sebab, dia dikeluarkan dari pinggir lapangan tempat dia mengatur dan mengganti pemain pada menit ke-80.
Pertandingan kedua tim elite di Inggris tersebut berlangsung seru. Keduanya juga menurunkan pemain terbaiknya atau starter di Liga Premier. Chelsea ketinggalan satu gol lebih dulu melalui John Arne Riise sebelum pertandingan berlangsung satu menit atau detik ke-43.
Namun, gol bunuh diri pemain tengah Liverpool yang juga pemain nasional Inggris, Steven Gerrard, di menit ke-79 membuat keadaan menjadi berubah. Pemain-pemain Chelsea bertambah semangat dan membangun serangan lebih gencar. Disaksikan 78.000 penonton, nilai tetap sama kuat 1-1 sampai wasit S Bennett meniup peluit tanda pertandingan berakhir 2x45 menit.
Karena itu, pertandingan diperpanjang 2x15 menit. Pada saat perpanjangan waktu itu, Chelsea berhasil mencetak dua gol lebih dulu melalui dua pemain depannya, Didider Drogba, di menit ke-107 dan striker pengganti Mateja Kezman di menit ke-112.
Kezman menggantikan William Gallas di menit ke-74. Namun, semenit kemudian atau menit ke-113, pemain pengganti Antonio Nunez memperkecil kekalahan menjadi 2-3. Nunez menggantikan Harry Kewell di menit ke-56.
Kemenangan tersebut tidak bisa disaksikan langsung Jose Mourinho. Sebab, dia dikeluarkan polisi setelah gol bunuh diri Gerrard. Ketika skor 1-1 itu, Mourinho berbalik ke penonton sambil jari telunjuknya ditaruh di bibirnya. Penonton terutama sebagian besar pendukung Liverpool marah melihat kejadian itu.
Polisi langsung mengeluarkan Mourinho dari pinggir lapangan dan memindahkannya ke kamar di dalam stadion. Dia menyaksikan pertandingan tersebut dari situ. Seusai pertandingan, dalam pertemuan dengan wartawan, Mourinho kecewa dengan dikeluarkannya dia dari lapangan oleh polisi.
"Kejadian seperti ini tidak biasa. Tidak dikeluarkan oleh wasit atau empat ofisial yang bertugas, tetapi oleh polisi. Polisi mengatakan kepada keempat ofisial di pinggir lapangan, Mourinho harus pergi. Hal seperti ini menjadi sangat membingungkan. Saya tidak bermaksud mengejek pendukung Liverpool. Bila saya salah, saya minta maaf," jelas Mourinho.
Sementara itu, kapten tim Chelsea yang juga bek tengah tim nasional Inggris, John Terry, mengatakan kemenangan itu berkat kondisi fisik rekan-rekannya lebih baik dari Liverpool.
"Setelah skor menjadi 1-1 saya minta rekan-rekan supaya terus menekan lawan. Sebelum perpanjangan waktu, saya melihat kondisi fisik pemain Liverpool sangat menurun. Padahal fisik kami juga tidak baik. Jadi setelah melihat penampilan mereka menurun karena soal fisik itu, semangat kami untuk menjadi juara lebih besar lagi," papar Terry yang terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Sedangkan Steven Gerrard yang diisukan segera pindah ke Chelsea seusai kompetisi ini mengatakan, sangat menyesal terjadi gol bunuh diri itu. "Gelar kami hilang hanya tinggal 10 menit lagi. Hal ini sangat sulit bisa diterima. Namun, saya juga memuji para pemain Chelsea yang berjuang sekuat tenaga dan mereka memang pantas menang," tuturnya.
Dalam pertandingan tersebut, wasit mengeluarkan delapan kartu kuning di mana masing-masing tim menerima empat. Namun, tidak ada kartu merah yang keluar dari kantong Bennett. (Soccernet.com/AP/P-7)