
AP
Kalahkan Liverpool - Kapten kesebelasan Chelsea John Terry dikelilingi anggota kesebelasan lainnya mengangkat trofi Carling setelah mengalahkan Liverpool dalam ajang Piala Carling (Piala Liga), di Cardiff, Wales, 27 Februari.
KEKALAHAN atau kemenangan pada pertandingan pertama Piala Champions yang digelar 22 dan 23 Februari lalu, belum menjamin tim-tim tersebut lolos atau maju ke babak selanjutnya, yakni perempat final. Kepastian gagal atau berhasilnya tim-tim tersebut melangkah ke perempat final baru dapat dipastikan setelah selesai pertandingan kedua pada 8 - 9 Maret dan 15 Maret mendatang. Terutama, tim-tim yang kalah tipis di kandang lawan.
Bahkan, tim-tim yang kalah tipis di kandang sendiri, juga belum tentu pada pertandingan kedua nanti gagal lolos ke perempat final. Ada beberapa faktor yang bisa mengubah situasi tersebut. Selain faktor menjadi tuan rumah, faktor lainnya adalah kondisi pemain. Sebab, ada pemain yang tidak diturunkan pada pertandingan pertama akibat cedera atau akumulasi kartu.
Faktor taktik juga berpengaruh pada pertandingan mendatang. Bagi tim-tim yang kalah, pelatih mereka tentu saja harus mengubah taktik pada pertandingan selanjutnya. Bila mereka bisa mengubah taktik dan menurunkan pemain terbaik, peluang untuk lolos ke perempat final masih terbuka. Apalagi, melihat hasil-hasil pada pertandingan pertama itu tidak terlihat hasil kemenangan yang sangat telak. Umumnya hanya berkisar selisih satu gol. Kecuali Olympique Lyon yang mengalahkan tuan rumah Werder Bremen 3-0. Tentu saja, peluang Bremen menjadi berat untuk ke perempat final. Sebab, harus menang 4-0 atau selisih empat gol.
Dua tim lainnya yang kalah dengan selisih dua gol juga belum tertutup peluangnya. Seperti Arsenal yang dikalahkan tuan rumah Bayern Muenchen 1-3. Pada pertandingan di kandang Arsenal nanti, bila Arsenal menang 2-0, menurut peraturan pertandingan yang dikeluarkan UEFA (Persatuan Sepakbola Eropa), Arsenal berhak lolos ke perempat final berdasarkan perhitungan mencetak gol di kandang lawan. Namun, agak sulit memang meraih kemenangan tersebut bila melihat prestasi Arsenal yang kini sedang mengalami pasang-surut, atau labil.
Hal serupa juga terjadi pada Bayer Leverkusen yang dikalahkan tuan rumah Liverpool 1-3. Pada pertandingan kedua nanti di kandang Leverkusen, belum tentu tim tuan rumah kalah lagi. Bisa saja terjadi sebaliknya dan tim Liverpool yang tersingkir.
Apalagi, tim-tim yang kalah tipis 0-1 atau selisih satu gol (1-2). Misalnya Mona-co yang dikalahkan tuan rumah PSV Eindhoven 0-1. Monaco bisa membalas dengan unggul dua gol, sudah pasti lolos. Begitu juga tuan rumah Real Madrid yang menang tipis 1-0 atas Juventus.

istimewa
Real Madrid - Pemain andalan Real Madrid (Roberto Carlos, Zidane, Ronaldo) ketika menang 2-1 melawan Borussia Dortmund, 2003.
Bila bertanding di kandang Juventus, Stadion Delle Alpi (Turin), Real Madrid bisa saja tersisih. Namun, bila kalah 0-1 di kandang sendiri seperti dialami Manchester United (MU) dari AC Milan, hal itu sedikit membuat manajer MU, Alex Ferguson menjadi repot. Sebab, AC Milan adalah tim yang sulit dikalahkan di kandang sendiri. Klub tersebut mempunyai pemain berkualitas dunia baik dari Eropa maupun dari Amerika Latin. Pada pertandingan pertama ini bahkan Milan tidak diperkuat pemain terbaik Eropa 2004 asal Ukraina, Andriy Shevchenko, yang cedera.
Peluang Chelsea
Sebelum babak 16 besar ini digelar, Chelsea adalah salah satu tim yang difavoritkan merebut gelar Piala Champions musim ini. Prediksi itu berdasarkan prestasi Chelsea yang terus memimpin Liga Premier Inggris dan terutama pada babak penyisihan dengan menjadi juara di Grup H Piala Champions. Klub berjulukan The Blues itu juga menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke 16 besar.
Pada babak 16 besar ini klub yang ditangani pelatih asal Portugal, Jose Mourinho itu, nasibnya kurang baik. Chelsea kalah 1-2 dari tuan rumah Barcelona di Stadion Nou Camp. Bahkan, pemain depannya Didier Drogba mendapat kartu merah setelah bertabrakan dengan kiper Barcelona, Victor Valdes pada menit ke-56. Padahal, ketika itu Chelsea unggul 1-0.
Pertahanan Chelsea dengan kiper Petr Cech terkenal sangat tangguh. Namun, menghadapi tim kelas dunia seperti Barcelona, setangguh apa pun pertahanan bila terus-menerus ditekan, akhirnya kebobolan juga. Strategi Mourinho untuk membendung serangan Barcelona memang sudah tepat. Ronaldinho dan kawan-kawan sempat frustrasi sampai babak pertama berakhir. Dan, baru bisa mengembangkan permainannya setelah Chelsea tampil dengan 10 orang setelah Drogba dikeluarkan wasit Anders Frisk.
Pelatih Barcelona asal Belanda, Frank Rijkaard, segera mengganti dua pemain tengah dengan pemain bertipe penyerang, Andres Iniesta dan Maxi Lopez, guna menambah daya dobrak. Keduanya menggantikan
Demetrio Albertini dan Ludovic Giuly. Ternyata taktik tersebut berhasil membongkar pertahanan Chelsea dan sekaligus meraih kemenangan.
Dalam pertandingan itu Jose Mourinho tidak salah taktik, tetapi hanya kurang cepat mengantisipasi pergantian pemainnya. Drogba seharusnya segera diganti karena sudah menerima kartu kuning di babak pertama. Sedangkan pemain tengah Damien Duff juga perlu ditarik karena tidak fit 100 persen. Bila ia segera mengganti dua pemain tersebut di awal babak kedua, hasil pertandingan bisa lain.
Kekalahan itu membuat Chelsea mendapat kritikan pedas baik di media massa Spanyol maupun di Inggris sendiri. "Kami telah menderita dua kekalahan dalam minggu ini. Pertama dari Newcastle di Piala FA dan kedua dari Barcelona di Piala Champions. Saya tidak merasa tertekan dengan kekalahan tersebut. Kami masih bisa membalas Barcelona di kandang kami sendiri pada pertandingan kedua nanti," kata Mourinho.
Ia tentu sudah tahu apa yang harus dilakukan pada pertandingan kedua nanti. Memang pada pertandingan pertama itu Chelsea tidak diperkuat inspirator di barisan depan Arjen Robben. Bila ia sudah sembuh pada pertandingan kedua nanti, hasil pertandingan bisa saja berubah dan Chelsea yang lolos ke babak selanjutnya atau perempat final.*
Jadwal
8 Maret:
AC Milan vs Manchester United
Chelsea vs Barcelona
Lyon vs Werder Bremen
9 Maret:
Arsenal vs B. Muenchen
Bayer Leverkusen vs Liverpool
Juventus vs Real Madrid
Monaco vs PSV Eindhoven
15 Maret;
Inter Milan vs FC Porto
Sumber Soccernet.Com/AP