SUARA PEMBARUAN DAILY

Piala Champion

SELAMA tiga hari pada minggu mendatang, tanggal 8, 9 dan 15 Maret, penggemar sepakbola di Tanah Air, disuguhi pertandingan sepakbola Piala Champion. Pertandingan tersebut akan menentukan klub mana yang berhasil lolos ke babak perempat final. Sejumlah klub beken mengalami kekalahan di partai tandang dan kandang. Apabila ada klub beken yang kalah, otomatis seluruh impian terkubur.

Dari catatan yang berhasil dikumpulkan, sejumlah klub sangat mungkin tersingkir. Ada klub yang mengalami kekalahan telak pada partai tandang dan kandang. Di antaranya, Werder Bremen yang kalah 3-0 atas klub Olympique Lyon di partai kandang. Tentu peluang Bremen semakin berat untuk lolos ke babak perempat final, sebab harus menang 4-0 atau selisih empat gol. Hanya mukjizat bisa mengantar Bremen menang dengan perbedaan empat gol. Hal serupa juga terjadi pada klub beken Arsenal yang dipaksa kalah di partai tandang 0-2 melawan Bayern Muenchen. Namun, Arsenal masih memiliki "gigi" karena bertanding di kandang. Arsenal masih berpeluang menang 2-0 untuk bisa lolos ke perempat final.

Demikian halnya dengan Bayer Leverkusen yang kalah 1-3 melawan tuan rumah Liverpool. Pada pertandingan kedua, partai kandang, belum tentu Leverkusen menyerah untuk kedua kalinya. Bisa-bisa Liverpool yang tersingkir.

Sementara klub yang diprediksikan meraih gelar juara Piala Champion tahun 2005 ini, adalah Chelsea. Prediksi ini sesuai dengan prestasinya di Liga Inggris, dan terutama juara di Grup H Piala Champions. Meskipun prestasi Chelsea hebat, ditambah kipernya, Petr Cech, yang terkenal tangguh, namun menghadapi tim kelas dunia seperti Barcelona, setangguh apa pun pertahanan Chelsea besar kemungkinan bisa kebobolan juga.

Semuanya bergantung pada pertandingan nanti.

Wartawan Pembaruan, Pramadi Tirtarahadja menurunkan analisisnya tentang berbagai kemungkinan yang terjadi pada pertandingan tiga hari yang menentukan itu.


Last modified: 28/2/05