
JAKARTA - Ketua Umum PBVSI Rita Subowo mengaku tengah mencari figur baru pengganti untuk memimpin induk olahraga bola voli nasional tersebut. Menurutnya, banyak figur yang berminat pada jabatan itu, apalagi PBVSI sudah jalan sistem organisasi dan kompetisinya.
"Tinggal pembenahan sedikit di sana-sini. Saya sendiri masih akan tetap eksis di bola voli, sambil mencari figur pengganti ," ujar Rita kepada Pembaruan di Jakarta, Minggu (27/2) pagi WIB.
Niat untuk mundur dari jabatannya diungkapkan Rita, setelah timbul wacana pada kegiatan Rapat Paripurna Nasional (Raparnas) KONI di Samarinda, 21-22 Februari lalu. Wacana yang muncul pada ajang tersebut adalah keinginan supaya pengurus induk organisasi tidak boleh rangkap jabatan dengan menjabat sebagai pengurus inti di KONI Pusat. Seperti diketahui, Rita juga menjabat sebagai wakil ketua umum KONI Pusat.
Menurut Rita, sebenarnya dia lebih senang hanya menjabat sebagai ketua umum PBVSI. Jabatan sebagai ketua umum KONI Pusat bukan keinginannya, namun dia ditunjuk untuk berada di posisi itu. "Organisasi KONI kan bottom-up, di bawahnya terdapat induk-induk yang menangani cabang olahraga. Kemudian putra-putri terbaik mereka yang duduk di sana, diminta untuk menjabat di KONI Pusat. Kami-kami yang ditunjuk itu kan sudah menghayati nilai-nilai olahraga, seperti sportifitas, kejujuran dan lainnya. Jadinya merupakan kebanggaan apabila kami juga ditunjuk sebagai duta Indonesia di organisasi internasional," jelasnya.
Rita menyayangkan tidak tercapainya kata sepakat dalam urusan rangkap jabatan tersebut. Pada Raparnas, komisi II yang membidangi organisasi dan membahas masalah rangkap jabatan itu, sampai-sampai mesti melakukan voting. Pada akhirnya, dalam kesimpulan komisi II menyatakan hanya Ketua Umum KONI Pusat yakni Agum gumelar dan Sekjen Djohar Arifin Husin yang tidak boleh rangkap jabatan.
"Hal itu memang mesti dilakukan, karena ketua umum dan sekjen sulit rangkap jabatan akibat keterbatasan waktu. Ini kan hanya pengabdian saja, saya tidak ada kepentingan tertentu di KONI. Apalagi saya juga menjabat sebagai wakil pesiden di voli internasional (FIVB), yang menjadi kebanggaan buat saya ditunjuk sebagai orang pertama wakil dari Asia yang mendapat jabatan tersebut," tutur Rita.
Selain Rita, terdapat pengurus inti di KONI Pusat Indra Kartasasmita yang juga duduk di Komite Olimpiade Asia (OCA). Sementara pada hal rangkap jabatan, ada Djoko Pramono yang merupakan ketua PODSI (Selam) dan menjabat sebagai Kabid Binpres KONI Pusat. Kemudian ada Kabid Organisasi KONI Pusat Hendarjie yang menjabat sebagai Sekjen PB Forki, atau Bidang Hublu Timbul Thomas Lubis yang merupakan Ketua Umum Perkemi (Kempo). (L-9)