
LIVERPOOL - Kapten Liverpool Steven Gerrard tidak kuasa menahan kesedihannya, saat tim yang dipimpinnya gagal pada babak final Piala Carling, dikalahkan Chelsea justru di saat pertandingan hampir berakhir. Gerrard melakukan kesalahan di menit ke-79, dengan membuat gol bunuh diri. Padahal Liverpool sempat unggul dulu melalui Riise di menit pertama.
"Rasanya sangat berat untuk diterima. Acungan jempol saya berikan kepada Chelsea. Mereka memang pantas untuk menang. Kami sempat unggul, namun mungkin terlalu cepat. Keunggulan membuat kami mencoba membuang-buang waktu, dan saya melakukan kesalahan, justru menjelang 15 menit lagi kami meraih kemenangan," ujar Gerrard usai pertandingan yang berakhir 3-2 untuk Chelsea.
Gerrard merupakan salah satu pemain yang diincar manajer Chelsea, Jose Mourinho untuk bergabung. Pemain kelahiran 30 Mei 1980 itu di sebut-sebut sebagai pemain tengah terbaik yang dimiliki Inggris. "Sangat menyakitkan karena kami kalah di babak final dan karena kesalahan yang saya buat. Ini merupakan hari terburuk untuk saya," keluhnya.
Kemenangan Chelsea, membuat Chelsea berpeluang merebut tiga piala pada musim ini. Sebenarnya, Chelsea musim ini menargetkan meraih empat gelar, namun gelar Piala FA sudah lepas sehingga kemenangan yang diraih pada pertandingan final Piala Carling di Stadion Millenium di Cardiff, Wales, membuat klub yang berjuluk "The Blues" tinggal meraih dua gelar lagi, yakni juara divisi utama liga Inggris dan juara Liga Champions. Pendukung Chelsea tentunya bakal berterimakasih atas kesalahan yang dilakukan Gerrard tersebut. Dengan gagalnya Liverpool, gagal pula impian Gerrard meraih hattrick juara Piala Carling. (soccernet.com/L-9)