SURABAYA - Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Soetomo, Surabaya, kembali merawat bayi kembar siam yang tidak sempurna setelah mendapat rujukan RSUD Jombang. Bayi kembar siam laki-laki dengan berat 2,7 kilogram itu merupakan putra ketiga pasangan M Rizqon-Munatin, warga Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang lahir di bidan desa Sabtu (19/2), kemudian dirujuk ke RSU Dr Soetomo Surabaya pada Senin (21/2).
Ketua Forum Pers RSU Dr Soetomo Surabaya. Dr Urip Murtedjo menjelaskan kepada wartawan di Surabaya akhir pekan lalu, bayi kembar siam ini akan ditangani oleh tim dokter bayi kembar siam RSU Dr Soetomo Surabaya, kendati anggota tim lebih sedikit dibandingkan tim yang melakukan operasi bayi kembar siam Dwipayani-Dwipayanti beberapa waktu lalu.
Dari diagnosis sementara, menurut dr Urip Murtedjo, tim dokter akan memisahkan satu bayi yang tidak bernyawa dan organ tubuhnya tidak lengkap tetapi menempel pada perut saudaranya.
"Pemisahan ini harus dilakukan pada waktu yang tepat, sebab kalau tidak akan mengakibatkan musibah bagi bayi kembarannya yang memiliki organ tubuh yang lengkap," katanya sambil menambahkan bahwa kasus seperti itu pernah mereka terima pada tahun 1976.
Bayi kembar siam itu nantinya akan dioperasi oleh tim dokter yang dipimpin spesialis bedah anak dr Purwadi yang juga melakukan pemisahan pada lever bayi kembar siam Dwipayani - Dwipayanti.
"Kira-kira dua sampai tiga bulan lagi akan dipisah, sesuai dengan batas usia minimal untuk operasi pemisahan. Kami mohon doa masyarakat, agar tim dokter bisa merawat dan memisahkannya dengan selamat," katanya.
Sementara itu mengenai perkembangan bayi Dwipayanti, menurut dr Urip Murtedjo sudah mulai membaik, setelah konsumsi susunya terus meningkat menjadi sekitar 120 cc/hari dibandingkan sebelumnya sekitar 70 cc sampai 80 cc/hari.
"Meningkatnya konsumsi susu ini untuk mempercepat penguatan otot-otot dan penyembuhan kulit bekas operasi," katanya. Tim dokter telah melakukan pencucian luka sampai lima kali sehari sekaligus untuk memeriksa darah serta kultur jaringan. Bayi Dwipayanti saat ini masih tetap berada di dalam ruang Intensive Care Unit (ICU). (029)