SUARA PEMBARUAN DAILY

Membangun Citra Melalui Reality Show

dok indika

PENGAMBILAN GAMBAR - Suasana pengambilan gambar reality show "Gatsby date 'n style" (GDS) yang ditayangkan di "Global TV" setiap Sabtu.

ACARA televisi berbentuk reality show kini makin beragam. Program acara yang menampilkan hal-hal spontan ini diminati pemirsa sehingga stasiun-stasiun televisi seolah berlomba menampilkannya dalam aneka bentuk.

Sejarah mencatat, tayangan Mbikin Orang Panik (MOP) benar-benar membuat panik sejumlah orang yang terlibat dalam acara itu. Acara edisi 25 Mei 2004 itu berbuntut panjang. Beberapa polisi yang ikut menjadi aktor dinilai melanggar etika profesi sehingga dimutasi.

MOP akhirnya tak diteruskan penayangannya. Toh, kejadian itu tak membuat acara reality show lainnya berhenti tayang. Justru sebaliknya, malah berkembang, baik produksi dalam maupun luar negeri.

The Osbournes, misalnya, yang merekam aktivitas sehari-hari keluarga penyanyi rock terkenal Ozzy Osbourne. Temanya hanya seputar kehidupan keluarga. Apa adanya. Pengambilan gambar banyak dilakukan di dalam ruangan dengan kamera telanjang.

Atau, reality show dengan kamera tersembunyi seperti MOP dengan tema ngerjain orang. Para "korban"-nya tentu saja masyarakat umum. Ada juga acara serupa yang khusus mempermainkan artis-artis. Intinya, kamera merekam reaksi "korban" yang dihadapkan pada kondisi tertentu. Kondisi yang telah dipersiapkan oleh para kru acara.

Lain lagi acara Tolong yang disiarkan SCTV. Acara ini menggambarkan host mencari orang untuk dimintai tolong. Acara ini menjadi tidak monoton karena jenis permintaan tolongnya sangat bervariasi. Kadang membuat geli dan sebaliknya sering membuat pemirsa terharu. Misi edukasi sangat kental dalam tayangan ini.

Reality show juga dikemas dalam bentuk pengembangan minat dan pencarian bakat seperti Indonesian Idol di RCTI, Akademi Fantasi di Indosiar, dan Kontes Dangdut Indonesia di TPI. Atau Cantik Indonesia di Trans TV, dan Fashion TV Model Awards Road to Paris 2005 di Global TV.

Beragamnya tema pada jenis tayangan ini juga bisa dilihat pada Bedah Rumah tayangan RCTI. Di acara ini, kru acara merombak rumah orang yang dipilih, dalam waktu singkat.

Anak Muda

Mandom, produsen kosmetik (untuk perawatan kulit dan rambut) dan parfum, menambah keragaman acara-acara reality show. Mandom bekerja sama dengan rumah produksi Indika membuat Gatsby date 'n style (GDS) yang ditayangkan di Global TV setiap Sabtu.

Hongky Wirahadi, manajer iklan Mandom, mengatakan, pihaknya sengaja mengemas acara dalam bentuk reality show karena kebutuhan ingin menjadikan Gatsby sebagai trendsetter di kalangan kaum muda. "Karena itulah kita pilih jenis tayangan sekaligus TV dengan pangsa pemirsanya anak-anak muda," ujar Hongky.

Acara GDS sudah memasuki tayangan ke sepuluh yang diputar Sabtu (26/2). Sedangkan pengambilan gambarnya sudah sampai pada episode ke-12 yang dilakukan di Pondok Putri Duyung, Ancol, Jakarta, belum lama ini.

VJ MTV Kemal bertindak sebagai host. Para pemainnya yang disebut Gatsby gank masing-masing adalah bintang iklan Gatsby yakni Mario Patrick, Aldi, dan Darius. Cerita pada GDS episode 11 adalah saat Mario harus memilih satu di antara tiga cewek di tepi pantai. Tentu saja acara ini menampilkan remaja-remaja yang ayu dan ganteng.

Sebagai Art Director adalah Najib Ali yang cukup kondang di Indonesia ketika menjadi host dalam acara Asia Bagus dan berbagai tayangan di MTV.

Menurut Sales Marketing Indika, Ayu Anggraeni, GDS direncanakan 13 episode. Acara semacam GDS, memanfaatkan reality show untuk membentuk image pemirsa terhadap sebuah produk tertentu, memang tak banyak. Bisa jadi karena produsen atau pemilik produk melihat bahwa biaya produksi sekaligus tayangnya lebih mahal ketimbang membuat dan menayangkan iklan komersial biasa.

Benarkah? Menurut Hongky, mahal tidaknya biaya sangatlah relatif. Untuk biaya produksi dan blocking time di stasiun TV untuk GDS, Mandom telah menggelontorkan 25 persen dari total anggaran iklan mereka tahun ini. Artinya, anggaran itu untuk mempromosikan produk Mandom sekaligus membangun citra selama tiga bulan atau selama masa tayang GDS.

Lalu sejauh mana dampak tayangan ini? Menurut Ayu, berdasarkan rating dari AC Nielsen, GDS menempati peringkat ketiga dari 60 program acara di Global TV. Sedangkan untuk gabungan acara-acara Global TV dan MTV, GDS berada pada urutan ke tujuh. "Catatan terakhir untuk episode kesembilan, TV rating-nya 1,1 persen dan share 7,0," kata Ayu. (A-15)


Last modified: 28/2/05