SUARA PEMBARUAN DAILY

Banjir Kebumen Berangsur Surut

WAHYU MANDOKO

berangsur surut - Ribuan hektare sawah di Kecamatan Karanganyar, Puring, dan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, sampai Rabu (10/11) pagi mulai surut setelah tergenang sejak Sabtu lalu. Tampak sawah di daerah Karanganyar seperti lautan pada Rabu pagi.

KEBUMEN - Banjir di Kebumen, Jateng, yang menggenangi ratusan rumah penduduk dan ribuan hektare sawah, pada Rabu (10/11) pagi sudah berangsur surut.

Tanggul-tanggul yang jebol, terutama tanggul Kali Kemit dan Kali Karanganyar, sudah diperbaiki sementara, disumpal dengan karung berisi pasir serta ditahan dengan batang-batang kayu. Dengan demikian, air tidak meluber lagi.

Kondisi tanggul Kali Kemit yang jebol mencapai 100 meter lebih itu kini sudah tampak rapat kembali.

Menurut hasil penelitian pihak Proyek Pengendali Banjir dan Pengaman Pantai (PBPP) di Sempor, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, banjir dan jebolnya tanggul itu antara lain disebabkan jembatan kereta api (KA) di Desa Panjatan letaknya sudah berada di bawah tanggul sungai.

"Jembatan KA tersebut harus ditinggikan sekitar satu meter lagi," kata Pimpro PBPP, Ir Mudjadi kepada Pembaruan, Rabu (10/11).

Kalau tidak segera ditinggikan, saat hujan turun, tanggul bisa jebol lagi. Tanggul sungai Karanganyar dan Kali Kemit, pada banjir pekan lalu telah jebol dua kali berturut-turut, yaitu pada Sabtu dan Minggu akhir pekan lalu.

Akibatnya, ruas jalan Gombong-Karanganyar tergenang dan mengganggu lalulintas di jalur selatan Pantura.

Sementara itu dilaporkan, seorang bocah perempuan Sifakurokhomah (5) warga Desa Sangubanyu, Kecamatan Bulupesantren ditemukan tewas karena hanyut di Sungai Kedungbener yang saat itu airnya sedang deras. Dengan demikian, banjir sudah menelan dua korban jiwa. (WMO/N-6)


Last modified: 10/11/04