SUARA PEMBARUAN DAILY

Gagal di 200 M, Irene Incar Emas 100 M

PALEMBANG - Gagal di nomor lari cepat 200 m membuat sprinter putri asal DKI, Irene Truitje Joseph, akan berjuang untuk merebut medali emas di nomor lari bergengsi 100 m putri. Sedangkan keberhasilan sprinter putra DKI, Achmad S Sakeh, meraih medali emas di nomor lari 200 m putra membuat atlet itu optimistis mampu kembali mengulang sukses di nomor lari 400 m, pada cabang atletik PON XVI, di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Kamis (10/9) besok.

Irene tidak mampu mempertahankan dominasinya di nomor lari 200 m, dia harus puas hanya meraih medali perak, setelah mencapai garis finis di belakang atlet Sulawesi Utara, Deysie Sumigar. Deysie menjadi yang tercepat di nomor ini setelah mencatat waktu 24,30 detik, sedangkan Irene di urutan kedua dengan waktu 24,87 detik. Perunggu diraih oleh Yulia Novita dari Riau yang mencatata waktu 25,37 detik.

Irene dan Desyie , selama dua tahun belakangan ini selalu kejar mengejar dalam even atletik nasional, terutama di nomor bergengsi 200 m dan 100 m.

Irene hingga kini masih menjadi pemegang rekor nasional di nomor 100 dan 200 m. Di nomor 200 m catatan terbaik Irene adalah 23,86 detik.

"Perasaan saya tak bagus sejak di penyisihan kemarin. Karena itu, saat hari ini gagal saya pun tidak terlalu terkejut. Saya pasti akan ngotot di nomor 100 m. Tapi untuk nomor 400 meter saya masih akan melihat kondisi dulu, bila saya merasa terlalu berat, saya tidak akan memaksakan diri," tegasnya.*


Last modified: 8/9/04