KUPANG - Pemberian bantuan 520 ekor sapi asal Australia bagi peternak di Nusa Tenggara Timur (NTT) sama sekali tidak bermuatan politik. Bantuan sejumlah pengusaha NTT di Jakarta tersebut lebih diarahkan pada upaya peningkatan kualitas ternak, yang selama ini cenderung mengalami degradasi.
Hal itu dikemukakan Gubernur NTT Piet Alexander Tallo SH kepada Pembaruan di Kupang, Senin (6/9).
Dikatakan, latar belakang pemberian bantuan itu adalah permintaan masyarakat Kabupaten Rote, Ndao, kepada Pemprov NTT agar diberikan bantuan sapi brahman untuk dikembangkan.
Namun, setelah dikaji lebih jauh, akhirnya diputuskan untuk meminta bantuan kepada para pengusaha NTT di Jakarta.
Dijelaskan, karena sifatnya bantuan dari kalangan swasta tentunya sapi asal Australia tersebut tidak diketahui staf teknis.
Sapi tersebut akan dijadikan bibit yang nantinya diserahkan kepada para peternak di daratan Timor Barat dan Rote Ndao untuk dikembangkan.(120)