JAKARTA - Berbagai pernyataan yang menyebutkan bahwa masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) hanya mendukung salah satu pasangan capres/cawapres, adalah tidak benar. "Begitu pun, kami tidak mencekal cawapres lain karena beliau juga keluarga kita, cuma di dalam koridor politik ada perbedaan jalan yang ditempuh. Kami mendukung pasangan Mega-Hasyim," kata Ketua Umum Gerakan Nasional Mega-Hasyim Sipakatau (GNMHS) Zainal Bintang sebelum acara Pernyataan Sikap Generasi Muda Sulsel Dukung Mega-Hasyim di Jakarta, Selasa (7/9).
Para pemuda asal Sulsel yang tergabung dalam GNMHS menyampaikan tiga poin sikap mereka yang dibacakan oleh Ketua bidang Kepemudaan GNMHS Andi Browning. "Kami menyerukan kepada bangsa Indonesia supaya menggunakan hati nuraninya untuk memilih figur presiden yang mendapat dukungan luas, menjunjung tinggi perjuangan para pahlawan, dan mampu mempersatukan bangsa. Kami menyerukan kepada seluruh kader bangsa untuk menjaga konsistensi, menghormati, keputusan partai masing-masing," kata Andi.
Pada hari yang sama Presiden Pengurus Besar Ikatan Paranormal Indonesia (PB IPI) KH N Marzuki mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Mega-Hasyim di Pilpres putaran kedua dan akan melakukan langkah-langkah nyata guna memenangkan pasangan Mega-Hasyim. Paranormal Indonesia dengan temuan supranaturalnya, menyatakan bahwa pasangan Mega-Hasyim paling tepat untuk menjadi presiden dan wapres Indonesia periode 2004-2009.
Mega-Hasyim juga mendapat dukungan dari seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Mereka mendeklarasikan dukungan itu berdasarkan pada pemikiran, Mega-Hasyim merupakan figur yang cocok untuk memimpin bangsa ini lima tahun mendatang. Selain itu, cawapres Hasyim Muzadi merupakan salah satu kader terbaik dari kalangan NU.
Deklarasi dukungan itu disampaikan oleh Ketua NU Kabupaten Lebak KH Muhammad Mas'ud pada acara Mukercab II NU Lebak, di Rangkasbitung, Selasa (7/9). (M-11/149)