SUARA PEMBARUAN DAILY

Polda Metro Bangun Gedung 23 Lantai

PEMBARUAN/WICAKSONO DANIEL P

POTONG TUMPENG - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani didamping istri Vivi Gani, memotong tumpeng saat syukuran dimulainya pembangunan gedung "Densus 88" Anti Teror dan fasilitas lainnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/9).

JAKARTA - Menjadi anggota Polda Metropolitan Jakarta Raya tidak hanya dibutuhkan sumber daya yang profesional, tetapi juga penyiapan fasilitas komando yang memadai. Kondisi tersebut terkait dengan wilayah Polda Metropolitan yang membawahi kawasan Ibukota sehingga petugas diharapkan tangguh, berani, konsisten, serta bertanggung jawab sesuai tugas yang diemban dan menjalankan fungsi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Hal itu dikatakan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Firman Gani, dalam sambutannya pada acara syukuran Renovasi Pembangunan Gedung Polda Metro Jaya sekaligus pembangunan Gedung Polda berlantai 23, di Markas Polda Metropolitan, Rabu (8/9) pagi.

Gedung ini nantinya juga dilengkapi fasilitas Gedung Anti Teror Densus 88 Polda Metro Jaya. Selain itu akan dibangun antara lain flat rumah dinas di Bekasi, Petamburan, Pamulang, dan Cengkareng.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini menilai, penanganan tindak kriminal dan aksi meresahkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya selama ini mengalami peningkatan.

"Karena itu guna memajukan semangat meningkatkan tugas di lapangan perlu dibangun fasilitas gedung, dan kelengkapan peralatan lainnya dituntut memadai. Sebaliknya, petugas di lapangan harus mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan profesional sehingga sesuai dengan yang diharapkan masyarakat," ujarnya.

Mengenai jumlah biaya yang dianggarkan untuk pembangunan gedung "pencakar langit" Polda Metro tersebut, Firman Gani enggan menyebutkan secara persis nilainya, namun dana tersebut diperoleh dari anggaran APBD di samping sumbangan masyarakat. (G-5)


Last modified: 8/9/04