SUARA PEMBARUAN DAILY

RAGAM

4.484 Beasiswa untuk Siswa di Jateng

JAWA TENGAH (Jateng) mendapat kuota beasiswa sebanyak 4.484 siswa dari pemerintah pusat, bagi anak putus sekolah. Beasiswa dimaksudkan agar mereka kembali melanjutkan sekolahnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng, Drs Soebagyo Brotosedjati MPd, didampingi Kasubdin Pendidikan Dasar dan Menengah, Drs Rodjikin MM, kepada pers di Semarang, Jumat (28/5), mengatakan, bantuan tersebut diberikan pemerintah pusat khusus bagi anak-anak usia wajib belajar 9 tahun yang terpaksa putus sekolah akibat tidak punya biaya.

Menurut Soebagyo, saat ini pihaknya telah meminta seluruh sekolah di wilayah ini, khususnya SMP, melakukan pendataan ulang para siswanya yang putus sekolah. Sosialisasi terhadap program ini terus dilakukan ke 35 kabupaten/kota.

Namun demikian, tidak semua anak putus sekolah terjaring dalam program ini, karena syaratnya anak yang bersangkutan masih berusia di bawah 18 tahun.

"Mereka juga adalah tamatan SD hingga tahun 2003, yang akan mendapat biaya pendidikan sebesar Rp 1 juta untuk tiap anak per bulan,'' ujarnya.

Dikatakan, bantuan pendidikan itu bukan disalurkan langsung kepada si anak putus sekolah atau keluarganya, namun diberikan kepada pihak sekolah untuk mengelolanya. "Sebab, dari pengalaman yang sudah-sudah, beasiswa yang diberikan kepada si anak, justru dipakai orang tuanya untuk keperluan hidup sehari-hari, akhirnya sekolahnya terbengkalai,'' tukasnya.

Untuk mendapatkan bantuan pendidikan tersebut, setiap sekolah yang berminat, kata Soebagyo, diwajibkan mengajukan proposal kepada Dinas P dan K Provinsi, melalui Dinas P dan K kabupaten/kota setempat. (142)


Last modified: 29/5/04