SUARA PEMBARUAN DAILY

Pendukung dan Surat Kabar Kecam Tim Brasil

RIO DE JANEIRO - Pendukung dan surat kabar di Brasil mengecam tim kesayangan mereka setelah ditahan imbang 0-0 oleh tuan rumah Paraguay dalam pertandingan sepakbola Pra Piala Dunia (PPD) Zona Amerika Selatan di Stadion Defensores del Chaco, Asuncion, Rabu (31/3) waktu setempat atau Kamis (1/4) pagi WIB.

Menurut mereka, masa depan tim Brasil masih suram dan masih mencari cara untuk mencetak gol.

"Tidak Bersinar dan Tanpa Gol-gol," demikian judul berita utama harian di Rio De Janeiro Jornaldo Brasil. "Di mana Sepak Bola Kita", tulis harian lainnya, O'Dia, sambil memperlihatkan foto Ronaldinho.

Hasil seri ini merupakan ketiga kalinya bagi Brasil dan membuatnya tertahan di urutan ketiga klasemen sementara PPD Zona Amerika Latin, di bawah Argentina dan Paraguay. Brasil hanya unggul dalam selisih gol atas Venezuela yang mengalahkan tuan rumah Uruguay 3-0, Rabu (31/3). Kedua tim mempunyai nilai sama yakni sembilan.

Tiga trio penyerang Brasil yaitu Ronaldo, Ronaldinho dan Kaka, tidak pernah tampil bersama sebelum pertandingan. Mereka hanya sekali latihan dan terlihat kurang kerja sama dan padu di lapangan. Satu-satunya peluang terbaik yang nyaris menciptakan gol adalah tembakan keras bek kiri Roberto Carlos yang sekarang bermain di klub Real Madrid (Spanyol). Tetapi, dua tendangan dia di babak pertama, melenceng jauh dari tiang gawang.

Ronaldo hanya bisa mengancam gawang kiper Ricardo Taverelli di babak kedua. Sebaliknya, Paraguay mendapat beberapa peluang melalui serangan balik pemain depan Roque Santa Cruz yang bermain di klub Bayern Muenchen, Jerman. Kedua tim juga memperlihatkan permainan bertahan, keras dan kasar, serta melakukan kesalahan dalam memberikan umpan-umpan.

Pelatih Brasil, Carlos Alberto Parreira, mengakui timnya kurang berlatih bersama. Hal ini disebabkanbanyak pemain bintang Brasil bermain untuk klub-klub di Eropa. Bahkan mereka baru tiba semalam sebelum pertandingan.

"Disamping itu, kami tidak tampil dengan gaya yang biasa. Pemain terlalu banyak menampilkan bola-bola melalui permainan atas," jelas dia. Dia menambahkan, timnya kurang sabar dan ingin cepat-cepat menyerang. Kami perlu pertandingan lebih banyak lagi untuk menjadi padu," kata Parreira dalam wawancara dengan pele website.

Keinginan dia untuk bertanding bisa terlaksana ketika Brasil akan menghadapi Prancis dalam pertandingan persahabatan, Mei mendatang. Brasil akan bertemu Argentina dan Cile pada lanjutan PPD Amerika Selatan. Parreira berharap dapat menyiapkan pemainnya selama tiga minggu.

Namun, dia juga senang dengan hasil imbang itu. "Kami meraih satu poin. Jika dalam pertandingan Piala Dunia, itu sudah cukup untuk membantu tim kami lolos," tambah dia.

Asisten pelatih Brasil yang mantan pemain bintang dan juga mentan pelatih nasional tim itu, Mario Zagallo, juga sedikit kecewa dengan hasil di Paraguay itu. "Paraguay hampir selalu menyulitkan tim kami. Tetapi, minimal kami tidak kalah di sana. Coba bayangkan jika kami kalah," jelas dia.

Pemain Brasil yang bermain di klub AC Milan (Italia), Kaka, mengatakan timnya bisa menang jika menciptakan banyak peluang. "Tetapi, bagaimana kami bisa menciptakan banyak peluang dan menang, jika hanya latihan satu kali saja. Itu pun hanya satu setengah jam," tutur dia.

Sementara pemain tengah Gilberto Silva yang bermain di Arsenal (Inggris) mengakui timnya tampil tidak bagus. "Kami terlalu banyak mempermainkan bola," kata dia. (soccernet.com/AP/P-7)


Last modified: 2/4/04