Kamapenye Berakhir Aman, Beberapa Daerah Siap Pemilu 100 Persen
DENPASAR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali, Drs AA Wisnumurti mengatakan, kondisi aman dan nyaman selama kampanye di Bali hendaknya terus dipelihara sampai pemilu berakhir. Karena itu, KPU berharap kepada elite partai politi (parpol) di daerah ini agar tetap menjaga komitmen untuk menjaga "ajegnya Bali".
"Kami merasa bersyukur bahwa selama kampanye melibatkan 23 parpol di daerah ini berjalan aman dan lancar. Kekhawatiran akan terjadinya bentrokan dan merenggut korban jiwa selama kampanye juga tidak terjadi. Bahkan tidak sampai merenggut korban jiwa," ujar Wisnumurti ketika menutup kegiatan kampanye di gedung Taman Budaya Denpasar, Kamis (1/4).
Dikatakan pula, dengan berakhirnya kampanye dan memasuki masa tenang, semua parpol hendaknya bisa menahan diri dan tidak mudah terpancing sehingga bisa menyebabkan terjadi konflik konflik antarparpol. Elite parpol juga segera mencabut seluruh atribut parpol yang terpasang di pinggir jalan maupun elite parpol dan DPD yang memasang gambar partai dan namanya di pinggir-pinggir jalan.
"Kami masih memberikan batas waktu sampai dengan Sabtu (3/4) kepada parpol dan anggota DPD yang memasang atributnya di pinggir jalan maupun yang menempelkan di pohon-pohon sepanjang jalan yang ada," tegas Wisnumurti yang juga Dosen Fisipol Universitas Warmadewa.
Gubernur Bali Drs Dewa Made Beratha yang menutup kegiatan kampanye mengatakan, masa sulit saat kampanye sudah mampu terlewati, namun tugas berat justru telah menunggu. "Masalah yang perlu mendapat perhatian serius adalah logistik pemilu. Masalah ini harus kita pantau karena kalau logistik tidak terpenuhi maka pemilu bisa tidak bisa berjalan sesuai jadwal," katanya.
Gubernur Beratha juga menyampaikan, konsep menyamabraya (persaudaraan) harus terus digulirkan sehingga kalau ada masalah antarkader parpol bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Bukan malah sebaliknya, kalau ada masalah lantas dibesar-besarkan sehingga bisa memancing terjadinya kriminalitas dan selanjutnya mengarah pada bentrokan politik.
Sementara itu Walikota Denpasar Drs AA puspayoga yang didampingi Ketua KPU Denpasar Ray Misno ST, Kamis (1/4) menggelar acara santai dengan menyajikan hiburan berupa kesenian "bondres" (lawak ala Bali) di Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Lewat kegiatan yang dihadiri masing-masing caleg dari parpol peserta pemilu ini maka para pelawak Bali yang tampil dalam acara ini banyak menyelipkan catatan-catatan mnejelang hari raya pencoblosan.
Surabaya
Kampanye Pemilu berakhir dengan aman di Surabaya, Kamis (1/4) kendati massa dari lima partai turun ke jalan dan tidak terjadi gesekan-gesekan di antara massa PDI-Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Patriot Panca Sila, Partai Demokrat, dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia.
"Secara umum kampanye di Jatim berakhir dengan aman karena ketatnya aturan yang dikeluarkan oleh KPU," kata anggota Panwaslu Jatim, Arief Budi Santoso dalam diskusi publik yang mengevaluasi pelaksanaan Kampanye Pemilu 2004 di Surabaya, Kamis (1/4) petang.
''Larangan lintasdaerah pemilihan, membuat pelaksanaan kampanye jauh lebih tertib dan aman. Demikian juga pengaturan kampanye parpol di suatu daerah pemilihan yang tidak mempertemukan parpol besar atau parpol yang memiliki potensi konflik,'' katanya.
Diakuinya, Panwaslu Jatim mengeluarkan rekomendasi sekitar 1.000 kasus pelanggaran administrasi tentang tata cara penyelenggara Pemilu, tetapi bukan merupakan pelanggaran berat sehingga tidak sampai ada parpol yang sampai tidak dapat melakukan kampanye pada putaran berikutnya.
Arief Budi Santoso mengakui yang paling mendesak untuk dilakukan pemetaan adalah menempatkan petugas Panwaslu dalam pelaksanaan pemungutan suara di TPS pada Senin (5/4) mendatang, karena jumlah anggota Panwaslu sejak tingkat kabupaten maupun kecamatan di Jatim hanya 1.900 orang, sementara jumlah TPS di Jatim sekitar 90.000 lebih.
Bangka Tengah
Sementara itu, di saat kampanye sudah berakhir dan semakin dekatnya masa pemilu, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melakukan pengecekan kesiapan logistik pemilu ke KPUD Bangka Tengah.
Bupati Bangka Tengah, Drs H Abu Hanifah mengecek langsung ke KPU, sekaligus memberikan pengarahan kepada instansi terkait agar pendistribusian logistik ke TPS yang dikawal oleh polisi tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. "Kita harus tetap waspada," kata Bupati Bangka Tengah, Drs Abu Hanifah kepada Pembaruan Kamis.
Bupati optimis, pemilu di Kabupaten Bangka Tengah akan berjalan dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan. Sejauh ini, persiapan logistik tidak ada masalah. "Kalau masalah formulir yang belum lengkap bisa menyusul, kalau sampul bisa dibeli disini," kata Bupati.
Bengkulu
Sementara itu, KPU Provinsi Bengkulu menjamin pemilu dapat dilaksanakan serentak Provinsi Bengkulu karena kebutuhan logistik 90 persen sudah disalurkan ke masing-masing kecamatan. Sedangkan 10 persen lagi berupa surat suara untuk DPRD provinsi dan kota/kabupaten yang kini masih dalam pendistribusian, dijamin tiga hari sebelum pelaksanaan pemilu sudah dapat direalisasikan dengan baik.
Jaminan tersebut disampaikan Ketua Divisi Logistik Pemilu, KPU Provinsi Bengkulu, Dra Hj Zumratul Aini kepada wartawan, di Bengkulu, Kamis (1/4). "Semua KPU tingkat II tengah bekerja keras untuk mendistribusikan surat suara. Kita berharap dalam pendistribusian surat suara tersebut tidak ada hambatan yang berarti, sehingga Pemilu Legislatif 5 April dapat dilaksanakan serentak di seluruh wilayah," ujarnya.
Tentang logistik pemilu untuk Kecamatan Enggano, ia mengatakan, dari informasi yang didapat dari KPU Bengkulu Utara, semua logistik untuk daerah tersebut sudah dapat diatasi dengan baik. Bahkan, Rabu (31/3) lalu, KPU Bengkulu Utara telah mendistribusikan semua surat suara untuk daerah tersebut.
Sulut
Sementara itu Ketua Panwaslu Sulut Toar Palilingan SH dan Ketua KPU Sulut Dr Donald Rumokoy SH MH kepada Pembaruan secara terpisah menyatakan, pelaksanaan kampanye selama 21 hari di Sulut oleh 24 Parpol secara umum berjalan aman dan lancar. Meskipun ada beberapa pelanggaran olrh parpol tertentu, namun bisa diatasi bersama.
"Tidak ada konflik antarparpol. Umumnya pelanggaran terjadi pada lalulintas administrasi. Untuk pidana, kami teruskan kepada pihak kepolisian dan kejaksaan," kata Palilingan.
Sumsel
Dari Palembang dilaporkan, pemilu di Sumatera Selatan bisa dilaksanaan serentak karena logistik sudah terpenuhi 100 persen. Gubernur Sumsel Ir Syahrial Oesman Jumat (2/4) menyatakan bahwa distribusi logistik sudah sampai ke titik terakhir. "Memang masih ada logistik yang belum selesai didistribusikan, tapi seiring dengan perkembangan waktu, bisa diatasi," katanya.
Kepala Pengolahan Data Logistik Pemilu Sumsel, Zulkardi ketika dihubungi Kamis malam (1/4) tidak menampik adanya kekurangan surat suara DPRD kabupaten/kota di Ogan Komering Ulu (OKU) sekitar 10.000. Namun sudah dilakukan upaya dengan menjemput langsung
ke Solo dengan pesawat. "Secara teknis karena menggunakan pesawat tidak akan
mengkhawatirkan lagi," ujar Zulkardi.
(133/137/029/143/055)