SUARA PEMBARUAN DAILY

Muslim Eropa Kecam Terorisme

LUTON - Bom Madrid yang sangat mengejutkan dataran Eropa, mendorong kelompok-kelompok Muslim di sana untuk berteriak menentang terorisme. Sebuah organisasi di Inggris menyatakan akan membantu upaya kepolisian di belahan Eropa Barat dalam memerangi terorisme.

Seorang tokoh kelompok Muslim Inggris dan Jerman menandaskan kelompoknya berkali-kali mengecam terorisme. Belum terdengar pernyataan serupa dari Prancis maupun Spanyol.

Dewan Muslim Inggris dalam pernyataannya yang ditujukan kepada sekitar seribu mesjid, Kamis (1/4), menghimbau agar tiap mesjid lebih berhati-hati dan tidak menggunakan bahasa kekerasan dalam kotbahnya.

Surat yang ditandatangani sekretaris jenderal dewan, Iqbal Sacranie menandaskan,"Islam secara kategoris melarang kekerasan dan membunuh orang-orang tidak berdosa."

Ia pun meminta umat Muslim Inggris untuk bekerja sama dengan kepolisian dalam menyingkap jaringan terorisme.

Namun di balik itu, Sacranie juga mengeluhkan meluasnya propaganda Islamfobia di media massa di Inggris. Hal itu sangat mengganggu hubungan orang Muslim dengan komunitas lainnya. "Itulah sebabnya banyak kelompok Muslim di Eropa Barat belum mengeluarkan suara keras menentang terorisme," dia menjelaskan.

Youcef Mammeri, Ketua Dewan Mesjid di Roma, juga menengarai meluasnya prasangka atas Islam di Eropa. Baginya, memerangi stigma bahwa orang Muslim adalah teroris merupakan tantangan terbesarnya. "Saya naik kereta bawah tanah. Sebagaimana orang lain, saya pun prihatin dengan soal keamanan," ujarnya. (AP/Y-2)


Last modified: 2/4/04