SUARA PEMBARUAN DAILY

Singapore Airlines Kembali Salurkan Beasiswa

JAKARTA - Memasuki tahun ajaran 2004-2005, Singapore Airlines (SIA) melalui program beasiswa Singapore Airlines untuk Pendidikan (SIAP) kembali menyalurkan dana bantuan pendidikan (beasiswa) kepada 778 pelajar dan mahasiswa. Alokasi dana untuk tahun ketiga program SIAP ini adalah Rp 1,3 miliar. Sementara pada tahun pertama dan kedua telah disalurkan dana masing-masing sebesar Rp 1 miliar dan Rp 1,4 miliar.

"Program ini merupakan wujud tanggung jawab perusahaan dalam membantu siswa dan mahasiswa yang cerdas namun berasal dari keluarga sederhana, yang tanpa bantuan seperti beasiswa SIAP ini, mungkin terpaksa berhenti sekolah atau kuliah," ujar General Manager SIA Indonesia, Hew Chuen Chiet.

Beasiswa SIAP yang dimulai sejak tahun 2001 hingga tahun lalu telah disalurkan kepada 625 siswa SLTP dan SMU di wilayah Jakarta serta 85 mahasiswa S1 dari Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Surabaya (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR) dengan total dana untuk tahun pertama dan kedua mencapai Rp 2,4 miliar. Jumlah tersebut akan terus dikembangkan hingga 4.000 orang pada tahun ketujuh dengan alokasi dana mencapai Rp 10 miliar.

Tahun ini pengelola SIAP rencananya akan melakukan perekrutan siswa dan mahasiswa di Yogyakarta. Tahun-tahun selanjutnya perekrutan juga diharapkan dapat dilakukan di kota-kota lain di Indonesia seperti Medan, Manado, Makassar dan Mataram (Lombok) untuk memberi kesempatan beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Para siswa penerima beasiswa secara kontinyu akan menerima dana untuk membayar SPP, BP3, buku pelajaran, alat tulis, baju seragam, dan biaya-biaya lain. Sementara mahasiswa akan menerima dana untuk membayar SPP, pemondokan, buku-buku, dan konsumsi, yang diperkirakan cukup untuk menutupi biaya studi hingga masa studinya berakhir.

Hew Chuen Chiet menegaskan sejauh ini pengelolaan pemberian beasiswa berjalan baik dan lancar."Untuk memudahkan kontrol terhadap penyaluran dana kami menganjurkan penerima beasiswa untuk memiliki rekening tabungan bank, sekaligus agar mereka belajar terbiasa menggunakan jasa perbankan yang kelak berguna bagi mereka setelah memasuki dunia nyata nanti," katanya.

Hew juga menyatakan, akan sangat membantu tim SIAP jika sekolah atau institusi yang terkait dapat secara aktif memberikan konfirmasi atau penegasan bahwa siswa atau mahasiswa penerima beasiswa SIAP benar-benar melaksanakan studinya.

(PR/E-5)


Last modified: 29/3/04