SUARA PEMBARUAN DAILY

Kaji Ulang Sistem Pendukung Busway

JAKARTA - Badan Pengelola TransJakarta Busway (BPTB) selaku pengelola busway diminta mengkaji ulang sistem pendukung busway yang dinilai berjalan di luar rencana yang telah ditetapkan. Kajian ini sangat penting dilakukan sebelum Pemprov DKI Jakarta kembali membangun trayek busway kedua setelah Blok M-Kota yakni Pulo Gadung-Kalideres.

Pengamat Transportasi dari lembaga Infortrans, Darmaningtyas, Senin (29/3), mengatakan, dua hal yang perlu mendapat kajian lebih dalam lagi seperti sistem feeder (moda pengumpan) yang hingga sekarang keberadaannya semakin tidak jelas. Dan, jeda atau jarak waktu (headway) antara bus yang satu dan bus lainnya yang dinilai pada jalur Blok M - Kota saat ini masih tidak konsisten.

Jack Sumabrata, dosen Transportasi Universitas Indonesia, mengatakan, akibat headway bus TransJakarta tidak teratur maka calon penumpang pun tidak memiliki kepastian soal waktu keberangkatan bus.

Saat pertama kali diluncurkan, bus TransJakarta direncakanan memiliki headway antara 2,5-5 menit. Kenyataannya sekarang, sering terlihat dua bus berjalan beriringan satu sama lain, dan ada juga waktu menunggu bus lebih dari 10 menit. "Sedangkan soal feeder nggak usah diomongin lagi deh, sudah semakin nggak jelas," katanya. (E-7)


Last modified: 29/3/04