TRANMERE - Dua klub divisi satu Liga Inggris, Millwall dan Sunderland, akan bertemu dalam pertandingan semifinal Piala FA di Old Trafford, Manchester, Minggu (4/4) mendatang. Kepastian tersebut diperoleh Millwal setelah dalam playoff (tanding ulang) di perempat final mengalahkan tim divisi dua Tranmere Rovers 2-1 langsung di Tranmere, Rabu (17/3) dini hari WIB.
Kedua tim bermain imbang tanpa gol pada pertandingan pertama, Minggu (7/3) lalu. Bagi Millwall, mencapai babak semifinal adalah yang pertama kali sejak 67 tahun lalu.
Semifinal lainnya akan berlangsung sehari sebelumnya, Sabtu (3/4), antara dua klub elite divisi utama yakni Arsenal menghadapi Manchester United di Villa Park, Birmingham..
Pada final di Stadion Millennium, Cardiff, 22 Mei mendatang, akan mempertemukan klub divisi utama melawan tim divisi satu. Kedua gol yang dicetak Millwall pada babak pertama itu, berkat umpan cantik mantan striker klub Sunderland, Danny Dichio. Dengan demikian, Dichio bertemu mantan klubnya lagi di semifinal nanti.
Gol pertama diciptakan Tim Cahill menit ke-11 dan kedua melalui tendangan voli Neil Harris, yang tidak terjangkau kiper Tranmere asal Belanda, John Achterberg menit ke-16. Gol balasan Tranmere melalui Gary Jones menit ke-40.
Manajer merangkap pemain klub Millwal yang juga mantan pemain Chelsea, Dennis Wise, merasa sangat senang dengan kemenangan tersebut. "Kemenangan ini luar biasa dan sangat bagus bagi pendukung kami, sebab sudah sekitar 70 tahun kami tidak berbuat sesuatu. Para pemain telah melakukan tugasnya dengan baik," jelas Wise kepada Sky Sport.
"Kami senang bisa bertemu klub divisi satu lainnya di semifinal. Ini berarti kabar baik bagi divisi satu," tambah Neil Harris.
Sunderland vs Millwaal 0-1 (16/8) dan Millwall vs Sunderland 2-1 (17/1) pada musim kompetisi ini. Namun, Sunderland lebih unggul satu peringkat pada klasemen sementara sampai Selasa (16/3). Sunderland di peringkat ketujuh dan Millwall di tempat kedelapan dari 24 klub peserta kompetisi divisi satu.
Sementara bos Tranmere, Brian Little, kecewa dengan kekalahan itu.
Divisi Utama
Sementara itu Liverpool bisa tersisih dari perburuan tempat untuk tampil di Piala Champions (kejuaraan antarklub bergengsi Eropa), jika menderita kalah dari tamunya Portsmouth pada pertandingan kompetisi Liga Inggris di Anfield, Rabu (17/3) ini.
Pada pertandingan terakhir, Minggu (7/3), Liverpool dikalahkan Southampton 0-2. Kini The Reds berada pada posisi kedelapan di Liga Inggris.
Meski demikian manajer Portsmouth, Harry Redknapp, tetap segan dengan lawannya itu terutama striker Michael Owen.
Owen hanya cetak tiga gol dari 14 kali membela Liverpool karena cedera sejak November lalu. Namun, dia masih tetap memimpin sebagai top skor di klubnya dengan sembilan gol. Apalagi bertanding di kandang sendiri, peluang Liverpool tampaknya lebih besar. Karena, dari lima pertandingan terakhir di Anfield, Liverpool hanya sekali kalah, sekali seri dan tiga kali menang. Sebaliknya, Portsmouth dalam lima kali pertandingan tandang, semuanya kalah.
Top skor di Portsmouth adalah Tedy Sheringham yang mencetak tujuh gol musim ini. Pada putaran kompetisi, Portsmouth mengalahkan Liverpool 1-0 (18/10-03). Meski kali ini peluang berada di Liverpool, tetapi tim asuhan Gerard Houllier ini terganggu dengan beberapa pemain yang masih cedera. Di antarnya pemain belakang Steve Finnan asal Rep.Irlandia, Vladimir Smicer, Chris Kirkland, Salif Diao, Anthony Tellec dan mungkin juga Bruno Cheyrou.
Bagi kedua tim, pertandingan ini cukup penting. Karena, jika Liverpool kalah berarti persaingan merebut tiket Piala Champions mejadi lebih sulit. Sedangkan kekalahan bagi Portsmouth, akan membuka peluang terdegradasi ke divisi satu.
(soccernet.com/P-7)