SUARA PEMBARUAN DAILY

RUBENS BARRICHELLO

Incar Sukses di Sepang

AP

KUALA LUMPUR - Pembalap asal Brasil, Rubens Barrichello, percaya kalau timnya, Ferrari, dapat mengulang sukses Grand Prix (GP) Australia di GP Malaysia, Minggu (21/3). Barricello, 31, yakin dengan kemampuan timnya, terutama setelah hasil uji coba ban di Spanyol, pekan lalu.

"Saya tahu, banyak pihak termasuk media yang berharap kami tidak dapat mengulang sukses di Australia pada GP Malaysia. Namun, saya takut apa yang bakal kami lakukan akan mengecewakan mereka," ujar Barrichello yang biasa dipanggil Rubinho.

Ferrari tampil dominan dengan menempatkan dua pembalapnya mencapai garis finis terdepan. Mereka tidak terkejar sejak tikungan pertama di lintasan Sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia, dua pekan lalu. Berbeda dengan Barrichello, juara dunia F-1 sebanyak enam kali Michael Schumacher, menganggap hasil di Australia tidak cukup menjadi patokan timnya akan tampil hebat di Malaysia.

Kondisi cuaca yang panas di Malaysia merupakan tempat yang favorit bagi pesaing Ferrari, di antaranya McLaren-Mercedes dan Williams-BMW. Dalam kurun waktu dua tahun penyelenggaraan GP Malaysia, dua saingan Ferrari ini memang tampil perkasa. Itu sebabnya, Schumacher meminta timnya memperbanyak uji coba menjelang GP Malaysia.

"Jika kami dapat tampil bersaing di Sepang, baru kami dapat dibilang sangat kuat. Tetapi, apabila kami masih tertinggal dari mereka, itu artinya kami memiliki sedikit masalah," demikian pengakuan Schumacher.

Williams, McLaren, dan Renault adalah tim-tim pengguna ban Michelin, yang terbukti berpenampilan bagus pada lintasan yang suhu udaranya panas. Hal itu berbeda dengan performa ban Bridgestone yang dipakai Ferrari. Namun, Barrichello percaya pabrikan ban asal Jepang tersebut, sudah mendapatkan ban yang cocok dipakai di Sepang nanti. "Kami sudah menjalani serangkaian uji coba. Kami sudah mendapatkan ban yang cocok dipakai di Malaysia. Kami memiliki persiapan yang baik dan yakin dapat tampil kuat di sana," tegas Barrichello. (eurosport.com/L-9)


Last modified: 17/3/04