SUARA PEMBARUAN DAILY

Matahari Siapkan Rp 250 Miliar untuk Ekspansi Usaha

JAKARTA - PT Matahari Putra Prima Tbk (Matahari) akan melakukan ekspansi dengan membuka 11 gerai department store baru di daerah Jawa dan Sumatera, pada 2004. Selain itu, juga akan membuka enam supermarket baru dan mengkonversi tiga supermarket menjadi hipermarket.

Menurut Direktur Matahari, Danny Konjongian, untuk membiayai ekspansi usaha tersebut, perseroan menganggarkan dana investasi sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar. Dana tersebut berasal dari capital expenditure (capex) Matahari pada 2004 yang disediakan sebesar Rp 350 miliar.

"Selain untuk pembukaan gerai department store dan supermarket baru, sebagian dari dana capex 2004 juga diperuntukkan untuk modal kerja,'' kata Danny seusai paparan publik penerbitan obligasi II Matahari, di Jakarta, Selasa (16/3).

Meski merencanakan untuk melakukan ekspansi di tahun ini, lanjutnya, perseroan juga melakukan efisiensi dengan menutup dua gerai departement store di Jakarta dan Bandung pada Januari hingga Februari 2004.

Dia menjelaskan, dana capex 2004 sebagian akan diambil dari hasil penerbitan obligasi II Matahari yang nilainya sebesar Rp 300 miliar. Obligasi tersebut, terdiri dari obligasi konvensional senilai Rp 200 miliar dan obligasi syariah ijarah sebesar Rp 100 miliar.

Adapun dana obligasi konvensional sebesar Rp 200 miliar akan digunakan sebesar 80 persen untuk perluasan dan pengembangan gerai baru, dan sisanya 20 persen untuk modal kerja. Sementara, dana obligasi syariah sebesar Rp100 miliar akan digunakan untuk pembayaran sewa area usaha.

Mengenai penerbitan obligasi tersebut, Danny menjelaskan, tingkat bunga yang ditawarkan untuk obligasi konvensional berada di kisaran 13,5 persen sampai 14,25 persen. "Tingkat bunga tersebut akan menjadi acuan bagi fee obligasi ijarah yang akan dibagikan tetap setiap triwulan,'' ujarnya.

Dia menambahkan obligasi konvensional telah mendapat rating A+ dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Untuk penerbitan dua obligasi tersebut, perseroan menjaminkan aset berupa tanah dan bangunan dengan nilai jaminan sebesar 115 persen dari pokok obligasi. Direncanakan, obligasi tersebut akan ditawarkan pada 14-16 April 2004 dan dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (BES) pada 22 April 2004. (J-9)


Last modified: 17/3/04