SUARA PEMBARUAN DAILY

SUARA PEMBACA

Pengalaman Belanja di Electronic City

TANGGAL 19 Februari 2004 saya berbelanja di Electronic City Kawasan Niaga Terpadu, Jakarta - Sudirman dengan tujuan untuk membeli Home Theater mini dengan harga promosi dan saya mampir ke D'music sambil melihat-lihat Music & Film kebetulan ada yang harga spesial (counter-nya di depan pintu masuk) saya ambil 3 film terdiri dari: About Adam (Rp 17.500), "O" (Rp 17.500) dan Platoon (Rp 19.500).

Tanggal 25 Februari 2004 setelah saya membawa pulang Home Theater mini tersebut dan memasang kabel-kabel mau coba film Platoon tersebut, baru saya sadari betapa kagetnya saya sambil mencocokkan dengan bon pembeliannya, tertulis sebesar Rp 54.000. Label di VCD tercantum dengan besarnya berbentuk lingkaran sebesar Rp 19.500 (foto kopi terlampir) saya coba telepon 51400192 yang menerima seorang wanita. Saya jelaskan permasalahannya dan beliau menanggapi dengan baik bahwa jika ada perbedaan harga, di kasir waktu akan membayar dijelaskan dan saya jawab tidak ada penjelasan apa-apa saya membeli pun karena harga spesial. Beliau menyarankan untuk datang besoknya tanggal 26 Februari 2004 dan saya kembali ke toko Music tersebut. Betapa kecewanya saya bahwa pegawai tersebut bilang VCD tersebut tidak harga spesial langsung saya jawab ini penipuan kepada pembeli dan saya cari film tersebut di counter-nya di depan pintu masuk tetap tertera di label Rp 19.500, sambil komentar tarik VCD tersebut jangan sampai pembeli lainnya tertipu lagi. Pegawai tersebut tidak memberi komentar sama sekali.

Saya mengimbau kepada para pengunjung dan pembeli di Electronic City ternyata kita tidak harus mempercayai kawasan yang begitu kelihatan megah masih ada mental penipunya. Sekadar informasi untuk pembeli dan penjual saya pernah berbelanja di Washington DC, USA bulan Desember tahun 2000 begitu kita claim dengan beli CD yang sama di toko lain harga berbeda/lebih mahal langsung tanpa banyak omong mereka kembalikan uang secara utuh tanpa potongan dan kadang-kadang untuk produk tertentu mereka berikan uang ganti rugi sebesar USD 25 untuk tidak memperpanjang masalahnya atau kita laporkan kepada managernya; untuk tingkah laku pegawai yang tidak melayani kita dengan baik, kita dapat ganti rugi sebesar USD 25 dan pegawai tersebut langsung dipecat.

Agustina Tula Juwita

Bukit Cirendeu, Jl Mawar Blok D8 No 8, Pondok Cabe Ilir

Kartu Belanja Carefour

SETIAP bulan saya selalu belanja keperluan bulanan di Carefour, dan selama ini saya puas belanja di sana. Karenanya saya senang sekali ketika Carefour membuat Kartu Belanja dengan syarat-syarat yang sangat mudah. Apalagi di setiap cabang Carefour selalu ada counter khusus untuk pembuatannya dan setiap customer yang belanja selalu ditawarkan untuk membuat kartu tersebut.

Dan saya termasuk yang berminat untuk membuat kartu belanja tersebut, karena saya pikir setiap bulan saya selalu belanja di sana. Lalu saya isi blanko pembuatan kartu dengan disertai fotocopy KTP dan slip gaji asli saya (karena saya tidak punya kartu kredit).

Namun tunggu punya tunggu, ternyata sampai beberapa bulan pembuatan kartu belanja saya tidak disetujui padahal sudah ada yang survei ke kantor saya dari pihak Carefour.Yang ingin saya tanyakan apakah hanya pemegang kartu kredit saja yang dapat disetujui, sedangkan yang tidak punya tidak bisa menikmati fasilitas Carefour? Sedangkan dikatakan syaratnya begitu mudah! Batas pendapatan minimal berapakah yang dapat disetujui?

Kurnianingsih

Jakarta

Harus Ngotot di BCA

TANGGAL 20 Februari 2004 saya hendak mengirimkan uang ke luar negeri. Sebelum saya berangkat ke bank, saya konfirmasi lewat telepon dan saya mendapat jawaban dari Mulyadi (pegawai BCA). Datang aja! Valas tutup pada pukul 13.00, apabila datang jam 12.59 masih bisa dilayani.

Saya tiba di bank jam 12.45 waktu tiba di loket, saya lupa membawa alamat dan no rek. Bank yang akan saya tuju. Jadi saya mengisi slip pengirim uang melalui hand phone (saya hand phone ke rumah dan dibacakan).

Setelah saya tergesa-gesa saya selesai mengisi semua formulir, dan pada saat menyerahkan formulir pada jam 12.56 ke kasir (Bianca) yang menolak formulir ter- sebut, dengan alasan sudah tutup dan kurirnya sudah jalan.

Dengan sopan saya mengingatkan bahwa saya sudah berada di depan dia 12 menit yang lalu. Dan dia sendiri melihat perjuangan saya saat mengisi formulir (melalui HP). Tapi tetap saja dia menolak, katanya ini perintah dari bagian valas (Mulyadi). Karena saya merasa di pihak yang benar, saya mulai ngotot dan minta dipertemukan dengan pimpinan cabang.

Akhirnya saya dilayani oleh Ibu Herlina (Pimpinan cabang BCA) berdasarkan informasi yang saya dapat dari satpam. Akhirnya formulir saya diterima, disertai permintaan maaf dari Ibu Herlina dan Bianca.

Saya menceritakan kejadian tersebut pada beberapa teman saya, ternyata mereka juga pernah mengalami kejadian serupa (jam 1 kurang 10 menit) sudah ditolak.

Sebenarnya jam berapa valas ditutup? Apakah musti melalui cara seperti itu (ngotot), baru kita bisa dilayani?

Leidia

Jl Neptunus VI/16 Cinere Mas


Last modified: 17/3/04